PT ARUTMIN dan Sub Penambangnya Harus Ganti Rugi Terkait Ambruk Jalan Km 171 Satui

SuarIndonesia –PT Arutmin Indonesia dan sub penambang yang melakukan pertambangan di wilayah Tanah Bumbu harus membayar ganti rugi terkait ambruknya Jalan Km. 171 Satui Barat. Kecamatan Satui.

“Jalan ambruk tersebut berdampingan dengan PT. Arutmin Indonesia, dan Arutmin harus bertanggung jawab,” ucap Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi kepada awak media di Banjarmasin. Jum’at (30/9/2022)

Menurut Paman Yani sapaan akrabnya, dirinya dari awal sudah mempridiksi jalan di sekitar situ bakal ambruk, pasalnya sangat riskan bilamana jalan sudah berdekatan dengan areal tambang.

“Ini menjadi pelajaran bagi pemerintah dalam hal aturan main pertambangan, paling tidak 2 km jarak tambang dengan jalan raya,” ujarnya

Dirinya mengakui telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi masalah ini.

Dan meminta pemerintah menyiapkan jalan alternatif yang layak bagi masyarakat secepatnya.

“Jalan alternatif merupakan wilayah tambang, tak semulus jalan raya,” tambahnya.

Hal ini menurut Paman Yani harus cepat diatasi menyusul jalan tersebut merupakan akses jalan vital yang digunakan masyarakat banyak dan juga merupakan jalan raya lintas Trans Kalimantan.

“Jalan itu bukan hanya dari Banjarmasin ke Tanbu dan ke Kotabaru namun juga jalan menuju ke Kaltim, yang merupakan pintu gerbang IKN,” bebernya.

Paman Yani juga mengatakan sebagai wakil rakyat daerah pemilihan 6 sangat di rugikan dengan kejadian longsor jalan di daerah Satui.

Dan mengkhawatirkan bilamana lamban dalam penanganannya akan menghambat transportasi ditambah lagi keresahan masyarakat dengan harga barang yang sudah mulai naik,

“Secepatnya kita minta diatasi meski jalur alternatif namun juga harus jalan yang manusiawi dan harus ada jaminan keselamatan bagi pengguna jalan,” pungkasnya (HM)

 742 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!