PROYEK WC Senilai Rp 1,2 M Dikorupsi Oknum PPK dan Direktur, Berujung Dituntut 5 Tahun Penjara

PROYEK WC Senilai Rp 1,2 M Dikorupsi Oknum PPK dan Direktur, Berujung Dituntut 5 Tahun Penjara

SuarIndonedia – Proyek WC sehat senilai Rp 1,2 M (Miliar) diduga dikorupsi oknum PPK (pejabat poembyat Komitmen) dan oknum Direktur, berujung dituntut 5 tahun penjara.

Diduga rugikan keuangan negara dalam proyek di tahun 2019, dan kedua terdakwa,u Ratna Kumala Handayani Noor, ST,ME, selaku PPK dan Ahmad Fauzian (34) selaku Direktur Nusa Indah ( berkas terpisah) dituntut masing-masing 5  tahun penjara, pada sidang digelar di Pengadilan Tipikor, Senin (23/8/2021).

Persidangan secara virtual diketuai Majelis Hakim Sutisna Sawati SH didampingi Hakim Anggota, Fauzi SH, dan A.Gawi SH,MH

Turut hadir penasehat hukum kedua terdakwa, Rahmadi SH dan Rustam Effendi SH

Tuntutan terhadap Ratna Kumala dibacakan JPU Rizki P SH,MH dan untuk terdakwa Ahmad Fauzian dibacakan JPU M.Fadly Arby SH,M.Kn dari Kejari HSU.

Selain itu, didenda Rp 200 juta subsidair selama 6 bulan penjara.

Bahkan, kedua terdakwa juga diminta membayar uang pengganti masing-masing sebesar Rpr 245 juta, dan setelah mempunyai kekuatan hukum tetap dan selama satu bulan, bila tidak mampu membayar maka harta bendanya akan disita atau diganti penjara selama 6 bulan penjara.

Sementara oleh majelis hakim sidang di tunda selama dua pekan dengan agenda  pembelaan.

Kedua terdakwa dianggap bersalah melawan hukum sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 2  ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal  55 ayat (1) ke 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

JPU sesuai dakwaan dimana perbuatan kedua terdakwa diduga melawan hukum dimana dalam pekerjaan proyek WC Sehat di wilayah Kumuh senilai Rp 1,2 M Tahun Anggaran 2019.

Lokasi di Kelurahan Murung Sari, Kelurahan Antasari, Kelurahan Kebun Sari, Kelurahan Sungai Malang, Desa Pelampitan Hulu.

Desa Pelampitan Hilir, Desa Hulu Pasar, Desa Tangga Ulin Hulu, Desa Tangga Ulin Hilir, Desa Sungai Karias, Desa Sungai Bahadangan dan Desa Lok Bangkai.

Diduga pembuatan fasilitas WC sehat tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dalam kontrak yaitu Bio Septictank dibuat harus pabrikasi dan harus memenuhi standar limbah sanitasi lingkungan perumahan berdasarkan standar ISO/Uji lab yang menyatakan bahwa hasil limbah aman bagi lingkungan. (ZI)

 1,117 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: