PROTES dengan Janji Bebas Banjir, Kantor Management Citraland Digeruduk Warga

- Penulis

Senin, 25 Januari 2021 - 21:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Puluhan warga penghuni Komplek Citraland Banjarmasin menggeruduk kantor manajemen Project Citraland Banjarmasin, Senin (25/01/2021) sore.

Hal tersebut terjadi lantaran kondisi banjir yang merendam kawasan perumahan elit yang berlokasi di Jalan A Yani KM 8, Kabupaten Banjar.

Dengan sangat emosional warga Citraland Banjarmasin itu melancarkan protes ke manajemen. Mereka pun bersama-sama membunyikan klakson mobil-mobil mewah mereka tanda protes terhadap pihak manajemen.

 

 

Tidak hanya itu, mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan kalimat-kalimat protes yang menggambarkan rasa kecewa lantaran termakan janji dari pihak manajemen yang menjanjikan hunian dengan kawasan yang nyaman, di antaranya terbebas dari banjir.

Namun, kenyataannya hampir dua minggu jalanan di kawasan perumahan itu terendam air. Bahkan beberapa cluster perumahan yang tenggelam rumahnya.

Alhasil, mereka harus berjibaku dengan banjir dan akhirnya mereka pun tidak bisa menahan lagi yang akhirnya berujung protes karena air tidak sedikit pun turun dari perumahan mewah tersebut.

“Di perumahan lain air sudah surut, di sini justru tidak turun-turun, kami sudah hampir dua minggu menaruh mobil di luar perumahan karena air masih tinggi,” ungkap Edy salah satu warga yang sangat kecewa.

Ia menegaskan bahwa perumahan yang sudah kering tersebut perumahan kelas biasa saja, sementara perumahan sekelas Citraland yang harga rumah miliaran rupiah itu harus terendam lama.

 

 

“Kami menilai ada yang salah dengan manajemen Citraland, kami ingin air segera bersih dalam satu dua hari ini,” tandas mereka.

Hal senada diungkapkan Didi ia membeli rumah senilai Rp1.2 miliar dengan harapan mendapatkan hunian yang nyaman dan aman.

“Eh ternyata selain banjir terlama dari perumahan lain, sekarang ular dan lain-lain udah masuk rumah,” keluhnya.

Baca Juga :   KEJATI KALSEL Menghadirkan Empat Narasumber pada "FGD", Ini yang Dibahas

Sementara itu, Ketua RT 15 Perumahan Citraland, Wahid menuturkan. Bahwa genangan ini tidak hanya terjadi saat ini saja. Bahkan setiap kali terjadi hujan, ruas jalan di perumahan itu pun pasti ikut terendam.

“Ini sudah lama terjadi. Kami minta maksimal tiga hari setelah ini genangan air di lingkungan kami sudah tidak ada lagi. Kalau masih ada kami akan menutup aktivitas kantor. Termasuk proyek pembangunan gedung sekolah yang ada di belakang sana,” paparnya.

Ia menekankan bahwa keputusan mereka untuk membeli rumah di kawasan komplek perumahan mewah tersebut adalah untuk mencari lingkungan yang nyaman.

“Kami di sini membeli lingkungan tempat tinggal, bukan rumah. Kalau dihitung-hitung dengan harga miliaran rupiah tidak sebanding dengan kualitas dan besar rumah yang ada,” tegasnya.

Kemudian, salah seorang penghuni komplek, Agus Suhendar menambahkan. Bahwa kondisi yang saat ini terjadi sangat bertolak belakang dengan apa yang dijanjikan pihak manajemen.

*Mereka menjanjikan bebas banjir, tapi kenyataannya sangat bertolak belakang. drainase yang ada di komplek kami tidak berjalan normal. Sebetulnya masalah yang sudah lama. Tapi ini adalah puncak kekecewaan warga,” imbuh pria yang berprofesi sebagai dokter di RSUD Ulin Banjarmasin itu.

Menanggapi hal itu, Matteus perwakilan manajemen Citraland Banjarmasin mengaku, akan melakukan berbagai langkah untuk mengatasi masalah banjir ini.

“Besok kami akan langsung terjun untuk melakukan pengecekan,” ungkapnya.

Namun warga tidak puas dan meminta manajemen pusat untuk langsung datang ke Banjarmasin dan apabila tidak datang maka mereka akan menyegel. Kantor pemasaran dan semua kegiatan di Citraland distop.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti
SEORANG PEMUDA Warga AKT Banjarmasin Tewas Ditikam Sepulang dari Lokasi Memancing Ikan

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Rabu, 1 April 2026 - 22:27

SEORANG PEMUDA Warga AKT Banjarmasin Tewas Ditikam Sepulang dari Lokasi Memancing Ikan

Rabu, 1 April 2026 - 22:04

DIGEREBEK Tambang Emas Ilegal di Tahura Sultan Adam, Situasi Sempat Tegang

Berita Terbaru

Internasional

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 Apr 2026 - 16:22

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca