PROGRES RUU Ketenagakerjaan Masih “On Schedule”

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 20:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyampaikan laporan perkembangan penyusunan RUU Perampasan Aset terkait tindak pidana pada Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (Foto: HO-Antara)

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyampaikan laporan perkembangan penyusunan RUU Perampasan Aset terkait tindak pidana pada Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (Foto: HO-Antara)

SuarIndonesia — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memastikan progres penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru masih berjalan sesuai jadwal (on schedule).

“Masih on schedule, mohon doanya,” kata Menaker Yassierli saat dikonfirmasi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

DPR RI bersama pemerintah saat ini tengah membahas RUU Ketenagakerjaan sebagai tindak lanjut atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Lebih jauh, pembahasan RUU Ketenagakerjaan pun ditargetkan rampung pada Oktober tahun ini.

Pembahasan RUU Ketenagakerjaan sendiri mencakup sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan kondisi pasar kerja Indonesia, antara lain status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), aturan alih daya (outsourcing), pengupahan, pesangon, jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga pelindungan pekerja platform digital.

Menaker Yassierli mengatakan, saat ini draf terbaru dari RUU Ketenagakerjaan sudah ia terima, sebelum akhirnya ditindaklanjuti sesuai dengan tahapan yang ada.

“Sekarang sudah sampai, drafnya kita sudah terima dari DPR. Kemudian tahap selanjutnya Pak Presiden (Prabowo Subianto), nanti akan mengirimkan surat kepada DPR, terkait dengan siapa dari pemerintah yang akan menjadi counterpart, sesudah itu, masuk fase-fase kita pembahasan,” tutur Yassierli dilansir dari Antara.

Sebelumnya, dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan perwakilan buruh bulan Agustus lalu, sekitar 80 persen usulan dari pihak buruh telah terakomodasi dalam draf RUU Ketenagakerjaan.

Baca Juga :   BANK KALSEL Perluas Akses Layanan, Resmi Buka KCP Halong

Menurut Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto, walaupun masih terdapat perbedaan pandangan antara perwakilan buruh/pekerja dengan dunia usaha, hasil diskusi menunjukkan adanya kemiripan substansi hingga 70 persen di antara draf kedua belah pihak terkait revisi aturan ini.

Edy mengatakan, pembahasan RUU Ketenagakerjaan harus menemukan keseimbangan antara pelindungan pekerja dan keberlanjutan dunia usaha.

Sementara itu, Ketua Umum Apindo Shinta W Kamdani menilai RUU Ketenagakerjaan harus bisa membangun ekosistem yang mendukung investasi hingga produktivitas nasional.

Ia mengatakan hal tersebut senada dengan tujuan pemerintah, serikat buruh/pekerja, dan dunia usaha/industri untuk mewujudkan reformasi ketenagakerjaan.

“RUU Perlindungan Ketenagakerjaan dan Perluasan Kerja tidak cukup hanya mengatur hubungan kerja yang telah ada, tetapi juga perlu membangun ekosistem yang mendukung investasi, produktivitas, peningkatan kompetensi, serta penciptaan pekerjaan formal yang semakin luas dan berkualitas,” kata Shinta. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANK KALSEL Apresiasi Petenis Meja U-16 dan Perlu Terus Dibina untuk Kancah Nasional
BANK KALSEL Kembali Dukung Turnamen Tenis Meja Terbuka VI DPRD Kalsel 2026
BANK KALSEL dan Telkomsel Hadirkan Promo Spesial Bagi Pengguna Aksel
FJPI Gandeng Bank Kalsel, Jurnalis Perempuan Didorong Kawal Pencegahan Karhutla
BANK KALSEL Syariah Umumkan Tiga Pemenang Lomba Reels “Impian Hajiku”
SEMARAK Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-76, Bank Kalsel Hadirkan Promo dan Voucher Belanja
BANK KALSEL Perluas Akses Layanan, Resmi Buka KCP Halong
SEMANGAT Berbagi Harjad ke-500, Bank Kalsel dan FKUB Banjarmasin Salurkan 250 Paket Sembako

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:37

KOBARAN API Hanguskan Empat Rumah, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kamis, 3 September 2026 - 14:26

TEREKAM CCTV Aksi Bakar Lahan, Pria Warga Jalan Pramuka Diamankan Polisi

Kamis, 3 September 2026 - 01:31

KEJATI KALSEL Kawal Proyek Strategis 90 Triliun hingga Pemulihan Keuangan Negara 16,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 01:11

DITERAPKAN Polda Kalsel Inovasi Pemadaman Karhutla di Lahan Gambut

Rabu, 2 September 2026 - 22:34

SHERINA ke Kalteng saat Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 22:27

PASIS SESKO TNI Turun ke Kalsel, Edukasi Siswa soal Bahaya Karhutla di Lahan Gambut

Rabu, 2 September 2026 - 22:16

MOMENTUM Seluruh Insan Adhyaksa Terus Memperkuat Integritas, Profesionalitas serta Komitmen

Rabu, 2 September 2026 - 22:01

KEPEDULIAN Kejati Kalsel pada Relawan Mandiri Terlibat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Petugas BPBD Kotim saat memadamkan api di lokasi kejadian. (Foto: HO-BPBD Kotim)

Kalteng

DALANG Karhutla Kotim Dikejar, 69 Saksi Diperiksa

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:50

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca