PROGRAM Penguatan Tae-yong agar Timnas U-19 Lebih Siap Lawan Tim Bertubuh Kekar dan Tinggi

- Penulis

Selasa, 22 September 2020 - 22:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong saat melatih di Kroasia. (Foti/Dok.Media PSSI)

SuarIndonesia – Pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, mengatakan akan mengadakan program penguatan power untuk para pemain agar lebih siap saat melawan tim yang bertubuh tinggi dan kekar.

Program penguatan power diterapkan Shin Tae-yong setelah ia mengevaluasi penampilan timnas U-19 Indonesia melawan Qatar, Minggu (20/9/2020).

Timnas U-19 Indonesia meraih hasil imbang 1-1 atas Qatar pada laga uji coba setelah tim asuhan Shin Tae-yong menghadiahi tim lawan dengan tendangan penalti.

Tendangan penalti yang didapat Qatar tepat di injury time, dan hal itu terjadi karena Rizky Ridho dinilai melanggar lawan tepat berada di kotak penalti.

Dari hasil pertandingan tersebut, Shin Tae-yong mengatakan bahwa evaluasi Witan Sulaeman dkk semakin membaik.

Namun, ada satu kekurangan yang masih terlihat dari para pemain timnas U-19 Indonesia menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut.

“Secara keseluruhan pemain semakin membaik untuk evaluasinya, walaupun masih terlihat di power pemain,” kata Shin Tae-yong sebagaimana dilansir BolaSport.com dari channel YouTube PSSI TV.

Kekuatan pemain yang masih dirasa kurang oleh mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.

Saat bermain terkadang para pemain timnas U-19 Indonesia masih kesulitan mengejar lawan.

Baca Juga :   5 FAKTA Gubernur Kalsel Kabur Usai tak Terjaring OTT KPK

“Power pemain sangat kurang. Tetapi untuk stamina semakin membaik,” ucapnya.

Oleh karena itu Shin Tae-yong memiliki cara untuk membuat skuad timnas U-19 Indonesia bisa lebih baik saat harus melawan tim yang bertubuh tinggi dan kekar.

Apalagi selama ini skuad timnas U-19 Indonesia selalu kalah di fisik, walaupun sudah bermain cukup ngotot, tetapi saat menghadapi lawan bertubuh tinggi dan kekar mereka kesulitan.

Dengan itu, program penguatan untuk pemain menjadi fokus Shin Tae-yong memperbaiki kondisi anak asuhnya.

“Karena power pemain kurang kami (tim pelatih) akan adakan program penguatan power pemain,” tutur pelatih berusia 51 tahun tersebut.

“Jadi saat menghadapi lawan dengan postur tubuh tinggi dan kekar kamis bisa melawan mereka dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu untuk saat ini timnas U-19 Indonesia tengah ditunggu laga uji coba berikutnya yakni melawan, Bosnia dan Herzegovina (25/9/2020) dan Dinamo Zagreb (28/9/2020).

Dengan itu diharapkan skuad Garuda bisa lebih baik untuk lanjutan kompetisi berikutnya dan diharapan dengan penguatan power akan menjadi modal yang bagus untuk timnas U-19.(BolaSport/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka
OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama
DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat
2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan
MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang
DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:43

KASUS DUGAAN SUAP: KPK Tahan Bupati Muara Enim dan Tiga Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:08

KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:59

MAJELIS ETIK OMBUDSMAN Berhentikan Hery Susanto tidak dengan Hormat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:39

2.834 NARAPIDANA ‘High Risk’ Dipindahkan ke Nusakambangan

Senin, 8 Juni 2026 - 22:31

MENHAJ: Acuan Kuota Haji 2027 tetap di Angka 221 Ribu Orang

Senin, 8 Juni 2026 - 22:25

DISEPAKATI RUU Polri Atur Usia Pensiun 59 dan 60 Tahun

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21

BGN Libatkan Pakar Gizi dan Dokter Anak dalam Dewan Pengarah

Berita Terbaru

DP3A P2KB PMD gelar Implementasi Konvensi Hak Anak Wujudkan Sekolah Ramah Anak, berlangsung di Aula Dharma Setya kantor setempat, diikuti para kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA. Rabu (10/6/2026). (SuarIndonesia/Adv)

Advertorial

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Rabu, 10 Jun 2026 - 18:10

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca