PROGRAM MBG Berpotensi Tingkatkan “Aggregate Demand”

- Penulis

Selasa, 18 Maret 2025 - 23:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai pelaksanaan sosialisasi program MBG. (Foto: ANTARA/HO-BGN RI)

Foto bersama usai pelaksanaan sosialisasi program MBG. (Foto: ANTARA/HO-BGN RI)

SuarIndonesia — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi meningkatkan aggregate demand.

“Makan bergizi baru berjalan 3 bulan, baru 3 bulan itu pun sudah memberi harapan. Apa harapannya? Paling tidak ada aggregate demand di wilayah-wilayah yang ada program makan bergizi,” ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Sebagai gambaran, program MBG baru membelanjakan sekitar Rp50 juta per hari untuk 3 ribu anak. Artinya, potensi tambahan perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

Program ini juga berpeluang menambahkan pendanaan di tingkat daerah. Misalnya, jika ada desa dengan jumlah murid sekitar 9 ribu-30 ribu orang di wilayah Jawa, maka dana desa yang semula Rp1 miliar per desa bisa meningkat hingga Rp6 miliar per desa. “Ini teorinya yang sudah dipraktikkan di beberapa desa,” ujar Kepala Bappenas.

Dalam kesempatan tersebut, Rachmat Pambudy juga mendorong DPR bisa mengawasi program MBG di daerah pemilihan masing-masing. “Mari kita awasi sama-sama,” kata dia lagi.

Saat ini, pihaknya disebut sedang membuat dashboard untuk melihat aggregate demand dari program MBG.

“Dashboard untuk melihat aggregate demand dan pengelolaan badan bergizi untuk menjamin bahwa dapurnya itu benar-benar bisa melaksanakan program ini,” tutur Rachmat Pambudy dilansir dari AntaraNews.

Pemerintah menyepakati total anggaran MBG 2025 sebesar Rp71 triliun dengan total penerima 17 juta jiwa.

Baca Juga :   GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Program MBG diharapkan menciptakan lapangan kerja, menaikkan pendapatan petani, dan meningkatkan daya beli masyarakat yang diperkirakan memberikan tambahan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,1 persen basis point per tahun.

Sepanjang periode 2024-2029, pemerintah menargetkan 44 juta anak usia sekolah, 4 juta ibu hamil, dan lain-lainnya dengan total 82 juta jiwa menjadi penerima dampak program MBG.

Adapun kebutuhan dapur untuk melayani program MBG untuk anak di sekolah sebanyak 48 ribu dapur/unit layanan serta kebutuhan karbohidrat dan protein sebesar 12,7 juta ton per tahun. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI
PRAPERADILAN Febrie Ditolak
KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut
TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar
KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun
DIBONGKAR Sindikat Penyelundupan Emas Ilegal ke Hong Kong
27.485 SPPG Diaudit dan 463 Dapur MBG Dibekukan Sementara
DIBANTU Pendanaan Pribadi H. Isam Penanganan Karhutla di Kalsel 100 Unit Pompa Air dan Dana Operasional 7,6 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca