PRIA MEDAN Tempuh 14 Hari Perjalanan Naik Motor Tua Hanya Rindu Sekumpul, Momen 5 Rajab

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 15:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pria asal Medan Sumatra Utara,   Muhammad Abdul Razak, rela menepuh selama 14 hari perjalanan dengan ribuan kilometer (Km) dilintasi hanya rindu Sekumpul Martapura, Kalsel di momen 5 Rajab.

Jemaah asal Serdang Bedagai, Sumatra Utara ini dari keterangan, Rabu (17/12/2025), menempuh perjalanan panjang lintas pulau selama lebih dari dua pekan.

Abdul Razak akhirnya yang menyebernagan laut naik kapal Dharma Rucita I,  bersandar di Pelabuhan Trisakti Tri Sakti Banjarmasin pada Minggu  (14/12/2925) petang, ditemai motor tua miliknya.

Semua dijalani seorang diri, demi satu tujuan utama, yakni menghadiri Haul Tuan Guru Haji Zaini Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) di Martapura.

Ia  tak kuasa menahan haru dan langsung bersujud syukur, menandai satu fase penting dalam perjalanan spiritualnya.

Ia katakan, perjalanan itu ia tempuh dengan melintasi Jalan Lintas Sumtera, menyeberang ke Pulau Jawa, hingga akhirnya melanjutkan pelayaran menuju Kalimantan Selatan.”Perjalanan ini bukan sekadar soal jarak, tapi soal niat dan kerinduan,” ujar Abdul Razak.

Abdul Razak dikenal sebagai jemaah Sekumpul yang teguh dan sederhana. Tahun lalu, kisah perjalanannya sempat viral setelah ia menempuh jarak jauh dari kampung halamannya ke Kalimantan Selatan dengan mengayuh sepeda.

Baca Juga :   MENGULAR! Antrean BBM Nonsubsidi

Bahkan sebelumnya, ia juga pernah viral karena berjalan kaki selama lebih dari sebulan demi menghadiri haul Guru Sekumpul.

Tahun ini, ia kembali berangkat seorang diri dengan  memilih naik sepeda motor tua antiknyai menembus dinginnya cuaca daratan Sumatera dan Jawa, serta gelombang laut yang harus diseberangi.

Di balik deru mesin motor dan perjalanan panjang yang melelahkan, kisah Abdul Razak menjadi potret tentang ketekunan, keikhlasan, dan kerinduan spiritual seorang jemaah.

Banua menjadi saksi, satu etape telah terlampaui, sementara perjalanan batin itu terus berlanjut. Hingga Minggu tengah malam, Abdul Razak dikutip onenewskalsel masih menyusuri Kota Banjarmasin dan sempat melaksanakan salat Isya di sebuah musala, sebelum kembali melanjutkan perjalanannya menuju Sekumpul, Martapura, sebagai tujuan akhir. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
OMC Semai Tiga Ton Garam
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
OIKN: Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran di Bukit Tengkorak
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terbaru

Hujan lebat terjadi di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2026) petang.(Foto: Kompas.com)

Kalteng

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:53

Hujan di Kalsel. (Foto: Istimewa)

Balangan

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca