PRESIDEN: Percepat Program Kilang Minyak dan Legalitas Sumur Rakyat

- Penulis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 22:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan terkait hasil rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadi presiden di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025). (ANTARA/Andi Firdaus)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan terkait hasil rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadi presiden di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025). (ANTARA/Andi Firdaus)

SuarIndonesia — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memerintahkan percepatan program pembangunan kilang minyak serta pemberian legalitas bagi ribuan sumur rakyat di daerah.

Hal itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia seusai menghadiri rapat terbatas di kediaman Presiden di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025).

“Bapak Presiden memerintahkan untuk urusan-urusan rakyat harus menjadi prioritas sebagai bagian daripada implementasi pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Karena itu legalitasnya akan dipercepat,” katanya.

Bahlil menjelaskan, dalam laporannya kepada Presiden, ia baru saja meninjau sejumlah lokasi di Sumatera Selatan, termasuk di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), yang memiliki sekitar 22.000 sumur minyak rakyat.

Setiap sumur, kata dia, mampu menghasilkan rata-rata dua barel per hari, jumlah yang dinilai cukup signifikan bagi ketahanan energi nasional.

Selain itu, pemerintah juga mempercepat proyek kilang minyak nasional. Dari 18 titik yang sedang dibahas, dua proyek utama kini berada dalam tahap akhir.

Baca Juga :   MENDAGRI-MENKEU Kawal Pengalihan TKD

“Kilang, dari 18 titik yang dibicarakan, ada dua kilang ya. Kilang kalau yang sekarang refinery yang ada di Kalimantan Timur yang punya Pertamina, itu untuk beberapa produknya akan diresmikan di bulan November ini,” kata Bahlil, dilansir dari AntaraNews.

Sementara itu, untuk kilang-kilang baru di 18 lokasi lainnya, pemerintah menunggu finalisasi feasibility study (FS) sebelum mulai implementasi.

“Kalau sudah final, itu sudah bisa kita mulai implementasikan karena arahan Bapak Presiden, setiap wilayah itu ada kilang portable spot-spot,” katanya menambahkan. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PASTIKAN STATUS LANAL Banjarmasin Menjadi Tipe A, Komisi I DPR RI Terus Mendorong
KASUS Penyiraman Aktivis, Komnas HAM Dorong Pemeriksaan KaBAIS
KPK: Pengalihan Penahanan Terkait Strategi Penanganan Perkara
KPK: Progres Kasus Kuota Haji Disampaikan Senin 30 Maret
KABAIS TNI Mundur, Buntut Kasus Penyiraman Air Keras
MENKEU Purbaya: Efisiensi MBG Bisa Hemat Rp40 Triliun per Tahun
MENDAGRI Tito: Skema WFH Diusulkan Dilakukan Sehari dalam Sepekan
KPK: Pengalihan Penahanan Yaqut telah Sesuai Ketentuan

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:55

TIGA PELAKU PENGEROYOK di Jalan Veteran Banjarmasin Serahkan Diri ke Polisi

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:54

PASTIKAN STATUS LANAL Banjarmasin Menjadi Tipe A, Komisi I DPR RI Terus Mendorong

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:14

KASUS Penyiraman Aktivis, Komnas HAM Dorong Pemeriksaan KaBAIS

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:21

KPK: Progres Kasus Kuota Haji Disampaikan Senin 30 Maret

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:21

KABAIS TNI Mundur, Buntut Kasus Penyiraman Air Keras

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:44

MENKEU Purbaya: Efisiensi MBG Bisa Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:05

MENDAGRI Tito: Skema WFH Diusulkan Dilakukan Sehari dalam Sepekan

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:54

KPK: Pengalihan Penahanan Yaqut telah Sesuai Ketentuan

Berita Terbaru

Headline

SEORANG WANITA Ingin Bunuh Diri Terjun dari Jembatan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 00:16

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca