SuarIndonesia – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) gelar Kesiapan Bhabinkamtibmas, Tenaga Tracer dan Vaksinator Covid-19, dipimpin Kapolda, Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum, Kamis (11/2/2021).
Apel dalam rangka Penerapan PPKM Mikro yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Kalsel dihadiri Wakapolda, Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si, Irwasda, Kombes Pol Dr. Heri Armanto Sutikno, S.H., M.Si. dan Pejabat Utama Polda Kalsel.
“Kepada seluruh personel Polri agar senantiasa bersinergi dengan seluruh Babinsa serta seluruh petugas Dinas Kesehatan di wilayah masing-masing,” pesan Kapolri kepada para Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan,” kata Kapolda.
Bahkan, Kapolda minta kepada Bid Dokkes agar selalu melakukan pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin dan kebutuhan dasar kepada para ujung tombak dilapangan tersebut, sebagai menjaga diri maupun juga untuk membantu masyarakat.
Kapolda Kalsel kembali mengingatkan para Tracer dan Vaksinator Covid-19 yang bertugas sebagai ujung tombak di lapangan untuk tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan diri, tetap disiplin protokol kesehatan dengan melaksanakan 3 M (Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak).
“Selamat bertugas, sayangi diri kita, dan sayangi keluarga kita, jaga kesehatan, Insya Allah kita diberkati oleh Allah SWT, Amin,” ucap Kapolda Kalsel.

Sedangkan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, yamg dibacakan Kapolda Kalsel, menegaskan komitmen Polri dalam mendukung upaya pemerintah menanggulangi penyebaran Covid-19 di Indonesia.
“Bapak Presiden Republik Indonesia sangat menekankan bahwa untuk mengatasi Covid-19 dengan segala dampaknya, seluruh komponen bangsa harus menjaga disiplin protokol kesehatan dengan penerapan penguatan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) di manapun dan kapanpun,” ucap Kapolri dalam amanatnya.
Menurut Kapolri, Tracer dan Vaksinator Polri telah diberikan pelatihan dan disiagakan dalam rangka membantu tugas tenaga kesehatan, khususnya pemberian vaksinasi terhadap anggota Polri maupun kepada masyarakat umum, serta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat dalam upaya tracing sebagai langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.
Berdasarkan data yang diterima Kapolri, Indonesia telah memiliki jutaan vaksin yang sudah didistribusikan ke Dinas Kesehatan di tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota.
Karena itu, Kapolri memerintahkan kepada seluruh personel Polri, untuk terus melakukan pengawalan dan pengamanan baik saat pendistribusian, penyimpanan sampai diberikan pada masyarakat Indonesia.
“Hal ini sesuai dengan penekanan saya dalam program prioritas Kapolri melalui transformasi operasional, yaitu kegiatan pemantapan dukungan Polri dalam penanganan Covid-19 yang diimplementasikan dalam praktik pengerahan seluruh sumber daya Polri, dalam membantu pemerintah mendukung pemberian vaksinasi yang akan dilaksanakan sepanjang tahun ini,” jelas Kapolri. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















