Suarindonesia – Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris Makkie memimpin penanaman dalam rangka gerakan revolusi hijau, Jumat (22/3) di kawasan Miniatur Hutan Hujan Tropis Komplek Perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru.
Ia mengatakan aksi yang dilakukan merupakan refleksi semangat Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mewujudkan Kalimantan Selatan sebagai paru dunia.
“Kita tidak akan pernah berhenti menanam, dimana ada kesempatan dan waktu, kita akan terus melakukan penanaman demi anak cucu kita,” bebernya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut bisa menjadi motivasi tesendiri bagi masyarakat secara luas agar dapat lebih meperhatikan lingkungan terutama untuk melakukan penghijauan atau penanaman.
“Kita berharap ini merupakan sebuah motivasi bagi masyarakat, jadi tidak hanya ASN saja tetapi masyarakat juga ikut membatu melestarikan lingkungan, baik menanam untuk kerindangan, kesejukan lingkungan ataupun untuk memanfaatkan buahnya,” katanya.
Sebanyak 1.500 batang bibit pohon Sengon ditanam di areal seluas 4,3 hektare. “Kita pilih pohon Sengon karena pertumbuhannya cepat,” jelas Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Warsita.
Ia juga menjelaskan, wilayah cakupan miniatur hutan hujan tropis yang memiliki luas sekitar 94 hektare telah selesai ditanami kurang lebih seluas 54 hektare.
Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan akan menyelesaikan penanaman tersebut hingga awal tahun 2020 nanti.
“Sekarang kurang lebih sisa 40 hektare yang belum ditanami, perkiraan 94 sisanya akan tertanam semua di awal tahun 2020 nanti, tergantung dengan cuaca yang ada,” tambahnya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















