Ketua KPUD Kalsel, Sarmuji
SuarIndonesia – Sehubungan masih mewabahnya covid, maka pelaksanaan Pilkada di Kalsel diwajibkan menjalankan protokol kesehatan.
Untuk memfasilitasi protokol kesehataan pada pelaksanaan Pilkada, akan ada tambahan anggaran, termasuk jika adanya penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS) agar mengurangi jumlah pemilih di satu TPS.
Ketua KPUD Kalsel, Sarmuji, menyampaikan untuk sarana protokol kesehatan pelaksanaan Pilkada serentak di Kalsel lebih mengutamakan langsung pelindung diri, bukan sokongan dana. “Kami minta barangnya saja, tidak repot,” tandasnya.
Sementara itu, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, memastikan pihaknya akan memfasilitasi jika terdapat penambahan anggaran.
“Asal sesuai aturan. Dan digunakan pula sesuai kebutuhan,” tegas Sahbirin.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor
Pemprov sendiri masih menunggu bagaimana sistem sokongan tambahan anggaran, termasuk soal penambahan untuk perlengakapan pelindung diri.
Apakah akan dibantu pemerintah pusat atau daerah. “Yang paling penting adalah, bagaimana pelaksanaan Pilkada di Kalsel berjalan sukses,” ucapnya.
Dia juga menyampaikan, pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 harus lebih memperhatikan protokol kesehatan. Jangan sampai lantaran mengabaikan protokol kesehatan, penularan akan semakin masif. “Ini yang perlu dihindari bersama,” ucapnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















