PETANI Tewas saat Padamkan Karhutla tanpa APD

- Penulis

Selasa, 29 Agustus 2023 - 21:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Minggu (20/8/2023). (ANTARA/Muhammad Fauzi Fadilah

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Minggu (20/8/2023). (ANTARA/Muhammad Fauzi Fadilah

SuarIndonesia — Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapin Raniansyah mengungkapkan penyebab kematian seorang petani bernama Supian Suri (55) saat berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Raniansyah menduga Supian Suri meninggal dunia karena tidak memakai alat pelindung diri (APD) saat memadamkan api di lahan milik korban.

“Saat BPBD menemukan korban dalam kondisi pingsan dan tidak memakai pengaman sehingga banyak menghirup asap,” kata Raniansyah saat dikonfirmasi di Rantau, Kalimantan Selatan, Selasa (29/8/2023).

Supian Suri ditemukan pingsan saat peristiwa karhutla di sentral cabai rawit, Desa Hiyung, Senin (28/8) sekitar pukul 14.00 Wita. Petani ini berjibaku memadamkan api untuk menyelamatkan tanaman cabai rawit di atas lahan miliknya.

Setibanya BPBD Tapin di lokasi, petani itu ditemukan pingsan di lahan tersebut, kemudian langsung dievakuasi warga menuju ambulans milik Palang Merah Indonesia (PMI) Tapin.

“Asap itu mengakibatkan sesak napas,” ucapnya, seperti dikutip AntaraNews, Selasa (29/8/2023).

Baca Juga :   OMBUDSMAN Kalsel Panggil Lima Manajemen PLN

Staf Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tapin Zainal menyaksikan korban saat menuju RSUD Datu Sanggul Harapan Sehat, atau berjarak kurang lebih 20 km dari lokasi kejadian.

“Korban mengalami sesak napas hingga mual. Sempat dirawat sekitar 25 menit di rumah sakit,” ujarnya.

Saat dalam perawatan di rumah sakit, lanjut Zainal, petani itu meminta izin untuk ke kamar mandi, lalu terjatuh. Setelah itu, dinyatakan tak bernyawa.

“Dokter menduga korban meninggal karena serangan jantung,” ujarnya. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANDAR SABU Berusaha Tikam Polisi Berakhir Ditembak
KOMPLOTAN BERSENPI Menjarah Sawit Milik PT PSA Rampa Estate Diringkus Polres Kotabaru
JAGA WARISAN SEJARAH, Ini Aksi Polsek Banjarmasin Utara di Museum Wasaka
PERKETAT Penerapan Larangan Penggunaan Vape di Lingkungan Kepolisian Banjarmasin
LUAR BIASA ! Sosok AKBP Arifin Sukses Menciptakan Aplikasi SIRANMOR Mewujudkan Manajemen Ranmor Dinas Polri Terintegrasi
PENGANGURAN DI KALSEL Puluhan Ribu, “POLIRAN” Polda Kalsel Sinergi Pemprov dan Dunia Usaha Tekan Angka
AJAK WARGA Kelurahan Mawar Banjarmasin Tengah Peduli Lingkungan
SAMPAH di Sungai Martapura Dibersihkan Jajaran Polresta Banjarmasin bersama Unsur Forkopimda

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 01:17

TIM PENYELAM Evakuasi Satu Jenazah Kru Helikopter Mi-17, Langsung Diterbangkan ke Jakarta

Sabtu, 7 November 2026 - 01:12

BANDAR SABU Berusaha Tikam Polisi Berakhir Ditembak

Jumat, 6 November 2026 - 21:59

KOMPLOTAN BERSENPI Menjarah Sawit Milik PT PSA Rampa Estate Diringkus Polres Kotabaru

Jumat, 6 November 2026 - 17:48

JAGA WARISAN SEJARAH, Ini Aksi Polsek Banjarmasin Utara di Museum Wasaka

Jumat, 6 November 2026 - 17:35

PERKETAT Penerapan Larangan Penggunaan Vape di Lingkungan Kepolisian Banjarmasin

Jumat, 6 November 2026 - 13:38

PENGANGURAN DI KALSEL Puluhan Ribu, “POLIRAN” Polda Kalsel Sinergi Pemprov dan Dunia Usaha Tekan Angka

Jumat, 6 November 2026 - 13:19

AJAK WARGA Kelurahan Mawar Banjarmasin Tengah Peduli Lingkungan

Jumat, 6 November 2026 - 13:12

SAMPAH di Sungai Martapura Dibersihkan Jajaran Polresta Banjarmasin bersama Unsur Forkopimda

Berita Terbaru