SuarIndonesia – Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin, membuka secara remi gelaran Musanaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXIX di Astaka Utama, Kiram Park, Kabupaten Banjar, Rabu (12/10/2022) malam.
Dalam sambutannya, dia bersyukur perkembangan keberagaman di Indonesia saat ini bertumbuh dengan baik.
MTQ merupakan bagian dari syiar Islam. Dia berharap pelaksanaan acara membawa berkah sesuai tema MTQ.
“Kita tingkatkan generasi yang unggul dan qur’ani,” ucapnya.
MTQ sebutnya sejak pertama digelar pada 1969 banyak membawa dampak positif terhadap kecintaan masyarakat terhadap Al Qur’an. Dalam perkembangannya, saat ini banyak berdiri pondok-pondok pesantren atau lembaga penghafal Al-Quran.
“Saya berpesan kepada peserta MTQ tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi lebih pada upaya motivasi keinginan yang kuat menguasai ilmu-ilmu keagamaan yang berkaitan dengan Al Quran,” pesannya.
Wapres juga mengapresiasi kesiapan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah MTQ Nasional.
Dia optimis MTQ dapat terus dilaksanakan dalam rangka silaturahmi dan kebersamaan membangun keberagaman.
“Mari kita sukseskan MTQ ke 29, ayo ciptakan insan yang religius. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Musabaqoh Tilawatil Qur’an tingkat Nasional ke 29 tahun 2022 di Kalimantan Selatan secara resmi, saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh kafilah yang berhadir. Paman Birin sapaan akrab gubernur juga bersyukur penyelenggaraan MTQ Nasional XXIX berjalan lancar.
“Selamat datang di Kalimantan Selatan Babussalam (Gerbang Keselamatan),” tuturnya.
“Semoga MTQ Nasional yang ke 29 ini berlangsung lancar dan membawa keberkahan bagi kehidupan kita bersama di negeri kita Indonesia,” pungkasnya.
Sebelumnya, puluhan penari Sinoman Hadrah ini tampil memukau dan mencuri perhatian seluruh kafilah antar provinsi serta tamu undangan.
Tarian khas Kalimantan Selatan ini memang diperuntukkan menyambut tamu-tamu, orang-orang besar atau pejabat. Para penari tampil mengenakan pakaian ada Banjar.
Sinoman Hadrah sendiri memiliki kekhasan tersendiri yakni membawakan syair-syair salawat dalam menyambut tamu.
Dalam penyambutan, para penyair juga memanjatkan doa untuk Wakil Presiden RI Ma’aruf Amin dan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.
“Ma’ruf Amin panutan kami, semoga panjang umur,” tutur para penyair diiringi musik rebana.
Bupati Banjar, Saidi Mansyur mengapresiasi penampilan grup Sinoman Hadrah binaannya mampu mempersembahkan khas adat Banjar kepada 34 kafilah provinsi yang berjumlah 1.676 peserta. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















