SuarIndonesia – Kalimantan Selatan dijadikan sebagai penyangga pangan dan perikanan untuk menyambut Ibu Kota Negara yang baru di Kaltim, baik pemasok beras, unggas dan hasil pertanian maupun perkebunan lainnya.
Ketua DPRD Kaltim, Drs H Makmur Hapk, MM mengungkapkan Kalsel selama ini berada di posisi teratas dalam pertanian dan perikanan.
Menurutnya Kalsel ini menjadi daerah penyangga utama untuk IKN baru, karena Kalsel sebagai daerah penghasil pangan dan peternakan, yang penting tidak hanya membangun IKN-nya saja.
Tapi hal lainnya juga harus diperhatikan, seperti ada daerah penyangga untuk menunjang keberadaan IKN baru tersebut.
“Kaltim itu bukan daerah penghasil pangan di Kalimantan, sedangkan daerah penghasil pangan itu Kalimantan Selatan, baik beras maupun unggas dan komoditas lainnya,” ucap Makmur usai silaturahmi dengan Ketua DPRD Provinsi Kalsel, DR (HC) H Supian HK, SH, MH di Banjarmasin, akhir pekan tadi.
Peluang sebagai daerah penghasil pangan, maka jangan sampai peluang itu di ambil oleh daerah lain, sementara Kalsel di Pulau Kalimantan selama ini dikenal daerah penghasil pangan.
“Kita minta tingkatkan kualitas pangannya maupun produk lain,” harapnya
Kalsel memiliki kelebihan itu, sehingga wajar dan harus ditingkatkan, baik di sektor pangan maupun lainnya seperti pendidikan, karena di Kalsel ini juga memiliki universitas tertua, yakni Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
“Supaya kita di Kalimantan ini tidak kalah bersaing dengan provinsi lainnya di Indonesia,” ingatnya.
Selain itu, Makmur juga mengatakan perbaikan dan peningkatan infrastruktur khususnya jalan-jalan di Kalimantan dan ini sudah dijanjikan oleh Kementrian PUPR, termasuk rencana pembangunan kereta api di Kalimantan.
Lanjutnya, sedangkan kultur dan budaya masyarakat Kalimantan jangan sampai tergerus, dengan IKN yang baru, dan harus tetap dipertahankan adat dan istiadat itu, karena pasti ada dampak dengan IKN baru ini, baik dampaknya positif maupun negatif, maka harus kita sikapi dengan arif dan bijaksana
Ketua DPRD Provinsi Kalsel, DR (HC) H Supian HK didampingi Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, H Suripno Sumas, SH, MH dan Plt Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini, SE, MAP menambahkan, pertemuan bersama Ketua DPRD Kaltim, Makmur Hapk, untuk menindaklanjuti rencana groundbreaking IKN baru, sehingga kita melakukan koordinasi dan sinergitas antara Kalsel dan Kaltim, karena kami sangat mendukung IKN baru itu di Kaltim, sedangkan Kalsel sebagai daerah penyangga pangan utama.
“Dengan IKN baru, pembangunan di Kalimantan semakin maju, khususnya di Kalsel turut merasakan dampaknya,” harapnya
Dirinya juga menegaskan, peranan Kalsel untuk IKN baru sebagai daerah penyangga atau penunjang untuk kebutuhan pangan, peternakan maupun komoditas lainnya, dan kita juga mengharapkan untuk peningkatan infrastruktur jalan, termasuk rencana pembangunan kereta api dapat terealisasi sebagai penunjang transportasi di IKN baru dan daerah penyangga.
“Salah satunya untuk daerah penyangga, akan dibangun bandara internasional di Kabupaten Tabalong, yang daerahnya berbatasan langsung dengan Kaltim,”katanya
Adapun pertemuan kedua petinggi lembaga legislatif ini untuk menindaklanjuti rencana groundbreaking IKN baru, yang dijadwalkan bakal langsung dihadiri Presiden RI, Joko Widodo.“Kita menindaklanjuti rencana groundbreaking IKN baru, kegiatan itu akan dihadiri Presiden Joko Widodo,” u inicapnya. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















