PERBAIKI Kondisi Daerah, Harapan Adanya Perubahan APBD-P 2020 Kalsel

- Penulis

Kamis, 10 September 2020 - 20:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Perubahan APBD-P 2020 diharapkan dapat memperbaiki kondisi daerah dalam menangani pandemi Covid 19, baik di sektor kesehatan, sosial, ekonomi maupun pendidikan.

“APBD-P 2020 diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan pembangunan daerah, sesuai dengan prioritas yang telah direncanakan,” kata Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor pada paripurna dewan dengan agenda pengesahan APBD-P 2020, Kamis (10/9/2020), di Banjarmasin.

Diharapkan, dengan pengesahan APBD-P ini, akan semakin mantap untuk melanjutkan proses pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan di Kalsel.

“Ini semuanya demi kepentingan rakyat, terutama di masa pandemi ini, dengan konsentrasi pada penangganan Covid-19 di Kalsel maupun dampaknya,” ujar Paman Birin, panggilan akrab Sahbirin Noor pada paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin mengatakan, perubahan APBD dilatarbelakangi dengan adanya asumsi-asumsi yang sudah tidak relevan lagi ditetapkan pada APBD murni.

“Perlunya penyesuaian terhadap asumsi-asumsi tersebut diharapkan dapat memaksimalkan kondisi fiskal yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah,” kata Bang Dhin, panggilan akrab M Syaripuddin.

Bang Dhin mengungkapkan, kondisi perubahan pendapatan daerah di tahun 2020 yang secara umum mengalami penurunan sebesar -7,94 persen dari APBD murni, merupakan suatu hal yang menjadi keprihatinan bersama, mengingat situasi dan kondisi yang terjadi akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga :   POLISI Ketahui Identitas Jasad Pemuda yang Terjun ke Sungai Martapura Ditemukan Tewas

“Badan Anggaran melihat koreksi pendapatan tersebut sebagai suatu kewajaran. Namun tetap mendorong Pemprov melakukan pengelolaan pendapatan,” jelas Bang Dhin menyampaikan laporan Banggar DPRD Kalsel.

Berdasarkan hasil estimasi pada APBD-P 2020, pendapatan daerah ditargetkan Rp6,66 triliun, atau mengalami penurunan sebesar -7,94 persen, jika dibandingkan target pendapatan pada APBD 2020 sebesar Rp7,23 triliun.

Mencermati komponen target PAD pada APBD-P, yang berkaitan dengan prosentase PAD sebesar 47,50 persen, lebih kecil persentasenya dari target Dana Perimbangan yang ditetapkan 51,03 persen.

Sisi belanja daerah, postur pada APBD-P juga mengalami penurunan Rp533,39 miliar atau -7,04 persen.

“Dengan Postur APBD Perubahan seperti ini, Badan Anggaran berharap Pemerintah Daerah tetap mampu memenuhi kebutuhan pembangunan daerah,” jelasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Berita Terbaru