SuarIndonesia – Peragaan Tim Relawan Kampung Tangguh dan Tarian Dayat Meratus di hadapan Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H. dan Kasrem 101/Antasari, Kolonel Inf Parullian Marpaung.
Itu, ketika kunjungan di Batu Tangga Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu (14/7/2020).
Selain itu, pengecekan Sekretariat Kampung Tangguh. Dalam kunjungan, kapolda didampingi i Bupati HST Drs. H.A. Chairansyah, Ketua DPRD HST H.Rachmadi, Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, S.I.K, Dandim 1002 Barabai Letkol Inf Muh Ishak, S.I.P, M.I.Pol.

Selain itu , Kepala Kejaksaan Negeri Barabai Trimo SH,MH, Ketua Pengadilan Negeri Barabai Eka Ratna, SH,M.Hum, Danyon 621 Manuntung Mayor Inf Yoga Yastinida, Wakapolres HST Kompol Sarjaini, Wakil Bupati Berry N.F.
Kepala Adat desa Murung B Hery Odang, Tokoh Adat Gama Sakarani, Ketua Pemuda Adat Dayak Roby dan masyarakat sekitar Desa Batu Tangga Kecamatan Batang Alai Timur.
Kapolda sebut, kedatangan beserta Unsur Forkopimda Provinsi Kalsel ke daerah Pegunungan Meratus Desa Batu Tangga Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten HST merupakan suatu bentuk penghormatan dan apresiasi kepada Kampung Tangguh Banua.
“Saya berharap semua Desa yang terkonfirmasi positif Corona sudah ada Kampung Tangguhnya.
Sehingga dengan adanya Kampung Tangguh ini benar – benar menjadi basis kita semua untuk melawan maupun menghadapi dan menjaga diri kita dan masyarakat dari Virus Corona atau Covid-19,” jelasnya.
Kampung Tangguh yang sudah terbentuk ini bukan sekedar ada penjagaan, cek suhu maupun lumbung pangan.
“Tapi, Kampung Tangguh harus benar – benar tangguh, baik di bidang sosial, ekonomi, keamanan maupun kesehatan.
Selain itu, menjadi garda terdepan memberikan pertolongan kepada masyarakat.
Sehingga angka kematian bisa dikurangi dan angka kesembuhan bisa ditingkatkan agar bisa menyongsong adaptasi kebiasaan baru,” paparnya.
Ia mengiatkan, jangan sampai nanti ada warga desanya yang terkonfirmasi positif Corona diam – diam saja.
Tapi segera dimonitor melalui Kampung Tangguh ini agar segera ditangani dan diambil tindakan untuk perawatan.
Pada bagian lain dikatakan, bahwa banyak langkah-langkah yang sudah dilakukan dalam menangani penyebaran Covid-19.
Diantara dengan melakukan 3T yakni Tracking, Test, kemudian Treatment.
Namun langkah strategis ini tidak akan berhasil dilakukan oleh Polri, TNI dan Pemerintah Daerah tanpa adanya peran dari masyarakat.
Sementara itu, Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf Parullian Marpaung mengatakan, dengan adanya Kampung Tangguh Banua yang dirintis Kapolda Kalsel bersama Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang saat ini menghadapi Pandemi Covid-19.
Ia juga berharap, dengan adanya Kampung Tangguh di Desa Batu Tangga yang telah disiapkan oleh jajaran Forkopimda Kabupaten HST ini bisa memberikan ketenangan bagi masyarakat.

Sehingga, masyarakat pun bisa terbebas dari penyebaran Covid-19, karena selalu menerapkan protokol kesehatan dengan benar.
Termasuk diantaranya, tangguh dalam keamanan, tangguh dalam lumbung pangan maupun tangguh dalam kesehatan. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















