PENYEBAR Selebaran Berbau Kampanye Hitam Disebut “Settingan”, Lantas Politisi PAN Tantang Lapor Polisi

PENYEBAR Selebaran Berbau Kampanye Hitam Disebut “Settingan”, Lantas Politisi PAN Tantang Lapor Polisi

Suarindonesia – Agustian Noor, yang diamankan di Polresta Banjarmasin akibat terekam kamera pengawas membagikan selebaran kampanye hitam yang menyerang H. Sahbirin Noor atau Paman Birin sudah mengakui disuruh Tim Denny Indrayana.

Belakangan, salah satu Tim Denny Indrayana, Ilham Nor, menyebut aksi Agus Noor adalah settingan untuk menjatuhkan pihaknya.

Ilham Nor menyebut Agustian Noor adalah kader PAN yang mana partai pengusung Sahbirin Noor – H. Muhidin.

Selain itu, beredar foto-foto Agus dengan simbol 2 jari yang biasa digunakan Tim Denny Indrayana.

“Agustianoor ini termasuk orang yang bisa dibilang barisan sakit hati terhadap Haji Muhidin karena perbedaan pendapat saat Pilpres tadi, semenjak itu agus ini tidak pernah aktif lagi di PAN Kalsel ataupun di DPD PAN Banjarmasin,” jelas Wakil Ketua DPW PAN Kalsel, Afrizal,. Selasa (8/6/2021).

Afrizal menyayangkan tudingan settingan yang beredar. Dia mengatakan sifat tulus Paman Birin yang dengan besar hati mau memaafkan Agus orang yang telah menyebarkan selebaran fitnah terhadap dirinya justru dianggap settingan oleh pihak Denny Indrayana. “Sifat pemaaf Paman Birin adalah jiwa pemimpin yang harus dimiliki,” bebernya.

Paman Birin memaafkan Agus saat menjalani proses hukum di Polresta Banjarmasin. Agus terekam CCTV menyebarkan selebaran bernarasi tudingan korupsi penataan Makam Datu Kelampayan.

Agus membagikan selebaran ke rumah-rumah warga di Jalan Prona 1 Kelurahan Pemurus Baru Kecamatan Banjarmasin Selatan, Sabtu (5/6/2021) waktu subuh. Kemudian, yang bersangkutan diamankan warga dan serahkan ke Polresta Banjarmasin, Minggu (6/6/2021)

“Sekarang begini saja, kalau memang ada yang mengatakan ini adalah settingan dan ini merugikan pihak-pihak tertentu, utamanya pihak 02, maka saya tantang orang yang mengatakan penangkapan ini adalah settingan, silahkan lapor polisi kalo memang ini settingan,” tegasnya menanggapi ucapan Sekretaris DPD Gerindra Kalsel, Ilham Nor di salah satu media.

Afrizal mengatakan, sudah jelas dalam keterangan Agus di kepolisian diupah 400 ribu oleh inisal ARD.

Bahkan, Agus secara jelas dalam keterangan video menyebut ARD adalah dari pihak Denny Indrayana.

“Disebut Agus sebagai orang dari 02 keterangannya sudah sangat jelas dan ada rekaman videonya kan,” tandasnya.

Afrizal menyayangkan pihaknya Denny Indrayana-Difriadi memutar balik fakta pasca pelaku tertangkap dan dimaafkan Paman Birin.

Dia mempersilakan masyarakat menilai sendiri pihak mana yang selama ini menebar fitnah dan arogan.

“Tanpa harus diberitahu masyarakat sudah bisa menilai sendiri kok, pihak mana yang selama ini sering melanggar aturan, seperti contoh menyebarkan banyak stiker dan spanduk-spanduk bernada provokasi dan intimidasi pada masyarakat yang pada akhirnya dianggap ilegal dan wajib ditertibkan oleh Bawaslu yang saat penertiban dilapangan dibantu oleh TNI-Polri dan Satpol PP,” pungkasnya.(RW)

 331 kali dilihat,  5 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: