PENGAMAT: Timnas Indonesia Bakalan Kesulitan di Piala AFF 2022

- Penulis

Senin, 7 November 2022 - 22:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni atau kerap disapa Bung Kus meminta masyarakat tidak berekspektasi tinggi kepada Timnas Indonesia yang akan tampil di Piala AFF 2022.

Pendapat Ini bukan tanpa alasan, pasalnya kompetisi sepak bola Indonesia sedang tidak bergulir. Saat ini Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 sedang dihentikan sementara menyusul Tragedi Kanjuruhan. Hingga kini belum diketahui kapan kompetisi berlanjut.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Menurut Kusnaeni situasi ini akan merugikan Timnas Indonesia. Kendati demikian ini dianggap sebagai risiko yang harus dipikul, sebab sepak bola Indonesia sedang menjalani pembenahan mendasar yang cukup banyak.

“Tak ada kompetisi tentu merugikan. Bagaimanapun lewat kompetisi kemampuan pemain terasah. Dengan tidak adanya kompetisi pasti akan mengurangi naluri bermain, fokus juga, fisik terutama pasti akan berkurang,” kata Kusnaeni.

“Ini risiko dari apa yang sedang dilakukan, memperbaiki secara mendasar sepak bola Indonesia. Memang harus ada harga yang dibayar. Tidak bisa kita mau dapat semuanya. Kita mau memperbaiki, tetapi memaksakan kompetisi digelar, nanti tidak maksimal,” ujarnya.

Bung Kus itu meminta suporter tidak berekspektasi tinggi terhadap Timnas Indonesia di Piala AFF 2022. Memberi dukungan tak kendur, akan tetapi jangan terlalu berharap bisa meraih gelar untuk kali pertama.

Baca Juga :

PIALA AFF 2022, Timnas Indonesia Tidak Bisa Pakai Stadion GBK

“Menurut saya tahun ini fokus perbaikan, Piala AFF kita ikuti, tetapi tidak dengan ekspektasi yang berlebihan. Karena itu ada baiknya Shin Tae Yong mulai melakukan program persiapan yang fokus kepada pemain yang main di luar,” katanya.

Baca Juga :   KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung

“Bagi pemain lokal dilakukan pemusatan latihan berjangka panjang. Tidak bisa TC hanya seminggu. Misalnya TC sebulan setengah atau dua bulan. Mau tidak mau karena situasinya berbeda dengan kondisi normal,” ujar Kusnaeni mengusulkan.

Pemusatan latihan dengan durasi panjang dianggap Kusnaeni sebagai jalan keluar terbaik karena peta sepak bola ASEAN sudah merata. Menurutnya tim yang lebih siap dan punya persiapan lebih baik berkesempatan menang.

“Level sepak bola ASEAN ini sudah hampir sama. Semuanya bisa saling mengalahkan. Kalau kita tidak siap, tidak menutup kemungkinan Laos bisa mengalahkan Indonesia, Kamboja juga kemungkinan mengalahkan kita,” ujar Bung Kus.

“Persiapan dan kesiapan akan menjadi kunci untuk terus melangkah di AFF nanti. Solusinya ya TC dengan durasi lebih panjang. Itu untuk pemain lokal. Untuk mereka yang di luar yang tergantung seberapa lama waktu yang diberikan klub,” sambungnya.(cnnindonesia/*RA)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB
OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan
TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla
2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen
PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI
PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa
BNN PERKETAT PENGAWASAN Jalur Masuk Penyelundupan Narkotika
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:46

DIDUKUNG Adaro, PWI Kalsel Bekali 24 Wartawan Hadapi UKW Angkatan XXIV

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:13

TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00

2.000 LEBIH Dapur MBG tak Layak Higiene Ditutup Permanen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:45

PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:25

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo. (HO-Antara)

Hukum

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:40

Pesawat angkut TNI AU jenis CN-295 mengangkut cairan NaCl dan dry ice untuk kebutuhan OMC di Kalimantan, Minggu (25/10/2026). (HO-Puspen Mabes TNI)

Nasional

TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:13