PENGAMAT Ragukan Banjarmasin Sebagai Zona Benar-benar Hijau

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2020 - 21:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pengamat Epidemiologi Fakultas Kesehatan ULM (Universitas Lambung Mangkurat), Prof Husaini, menilai hingga kini tidak ada satu daerah pun di Kalsel layak disebut zona hijau Covid-19.

Menurutnya semua kabupaten/kota belum ada yang memenuhi indikator yang sudah ditetapkan WHO dan Kementerian Kesehatan.

Dikatakannya, jika suatu daerah terbuka dan sudah terjadi transmisi lokal kasus Covid-19 serta mobilitas penduduk tinggi di luar rumah seperti Kota Banjarmasin dan semua daerah di Kalsel.

Maka sangat sulit dan bahkan mustahil akan ada daerah zona hijau.

Husaini menyebut, salah satu indikator yang wajib dipenuhi antara lain angka Positively Rate (PR) selama 14 hari berturut-turut harus berada di bawah atau sama dengan lima.

“Lalu untuk nilai RT (reproduction transmission) atau laju kasus harian atau nilai RE (reproduction effective) selama 14 hari berturut-turut di bawah 1,” sebutnya.

Indikator lain yang harus dipenuhi daerah zona hijau Covid-19 yakni nilai case fatality rate (CFR) atau angka kematian tidak lebih dari 3 persen. “Nilai CFR harus 0 sampai 2 persen,” ujarnya.

Selain itu, dia menyebut daerah bisa disebut zona hijau jika penurunan jumlah kasus positif hingga 50 persen atau lebih selama dua pekan terakhir dari puncak.

Baca Juga :   DUA PENDULANG EMAS Tewas Tertimbun Pasir

“Di samping itu, jumlah kasus ODP dan PDP juga harus ada penurunan 50 persen atau lebih selama 2 minggu terakhir,” sebutnya.

Untuk penurunan jumlah meninggal dari kasus positif juga demikian, selama 2 pekan terakhir harus turun 50 persen atau lebih dari puncak.

Penurunan jumlah meninggal dari kasus ODP dan PDP juga harus turun minimal 50 persen selama 2 minggu terakhir dari puncak.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, mengatakan penetapan zona hijau yang dilakukan Pemko di beberapa kelurahan sudah sesuai ketentuan buku pedoman lima yang saat ini dipakai.

Indikator ditetapkan zona hijau di kelurahan tersebut diantaranya karena adanya penurunan kasus positif, fatality rate, serta tidak ditemukan lagi kasus baru dalam kurun waktu 14 hari terakhir.

“Sesuai ketentuan panduan buku pedoman kelima.  itu kan ada. Dalam empat belas hari kasus menurun, fatality rate menurun, dan tak ada penambahan kasus baru. Itu langsung hijau,” ujar Ibnu.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RATUSAN SOPIR TRUK dengan Armadanya Bereaksi, Dugaan BBM Biosolar Dilarikan ke Perusahaan Tambang di Kalsel
MASSA “SERBU” Kantor Gubernur Kalsel soal Distribusi-Pengawasan BBM Subsidi dan Keterbukaan Data Pertamina
TERDAKWA Pecatan Polisi, Pembunuh Mahasiswi ULM “Lolos” dari Hukuman Lebih Berat
MENKES: Label Nutri-Level untuk Pilih Makanan-minuman Sehat
AKSI MASSA di Gedung DPRD Kalsel, Soroti MBG dan Nasib Guru Honorer
HEBOHKAN DUGAAN PEREKAMAN Diam-diam di Toilet Pasar Sentra Antasari
DIPERCEPAT Penyelesaian dan Penetapan Batas 1.871 Desa di Kalsel
DITERAPKAN Transaksi Nontunai di Seluruh Desa Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:58

RATUSAN SOPIR TRUK dengan Armadanya Bereaksi, Dugaan BBM Biosolar Dilarikan ke Perusahaan Tambang di Kalsel

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:52

MASSA “SERBU” Kantor Gubernur Kalsel soal Distribusi-Pengawasan BBM Subsidi dan Keterbukaan Data Pertamina

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:51

MENKES: Label Nutri-Level untuk Pilih Makanan-minuman Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:01

TANGAN TERBORGOL, Eks Pejabat Kejari HSU Digiring ke Ruang Persidangan Tipikor Banjarmasin

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:33

ERA BARU Logistik Polri Semakin Modern untuk Menunjang Pelayanan kepada Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:20

PRESTASI GEMILANG di Tingkat Nasional, Kapolda Kalsel “Diganjar Penghargaan” dari Kapolri

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:00

SOSOK PRIA Videonya Viral, Khalikin Buka Suara dan “Gentlemen” Minta Maaf ke Publik

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:23

SERATUS DRIVER SKPD Pemprov Dilatih Ditlantas Polda Kalsel Keterampilan Safety Driving di SDC Banjarbaru

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca