PENCARIAN Korban Kapal Cepat Tenggelam Dihentikan Tim SAR

- Penulis

Jumat, 25 April 2025 - 21:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban Kapal Cepat di perairan Padang Tikar, Kabupaten Kubu Raya. (Foto: ANTARA/HO-Tim SAR Gabungan)

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban Kapal Cepat di perairan Padang Tikar, Kabupaten Kubu Raya. (Foto: ANTARA/HO-Tim SAR Gabungan)

SuarIndonesia — Tim SAR gabungan resmi menghentikan operasi pencarian terhadap dua korban kapal cepat yang tenggelam di perairan Padang Tikar, Kabupaten Kubu Raya, setelah tujuh hari pencarian.

“Penghentian dilakukan setelah seluruh upaya maksimal telah ditempuh oleh tim di lapangan sejak kecelakaan terjadi pada Kamis 17 April 2025. Setelah pencarian selama tujuh hari, dengan berat hati kami menghentikan operasi pencarian,” kata Kepala Kantor Basarnas Pontianak I Made Junetra di Pontianak, Jumat (25/4/2025).

Ia menjelaskan prosedur standar dalam operasi SAR menyebutkan pencarian korban dilakukan selama maksimal tujuh hari dan dapat diperpanjang apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Pencarian bisa saja dilanjutkan kembali jika terdapat indikasi atau informasi baru terkait keberadaan korban,” tutur I Made Junetra dilansir dari AntaraNewsKalbar.

Dua korban yang belum ditemukan masing-masing bernama Gerry (36) dan Sanusi (55). Keduanya merupakan penumpang kapal cepat yang tenggelam saat membawa rombongan pekerja di wilayah perairan Padang Tikar.

Dalam insiden tersebut dari total 15 orang penumpang, sebanyak 12 orang berhasil selamat setelah menyelamatkan diri di jermal sekitar lokasi kejadian, satu orang ditemukan meninggal dunia, dan dua lainnya dinyatakan hilang.

Baca Juga :   VIRAL! Rebutan Masuk SPBU Ala MotoGP di Kobar

Selama operasi tim SAR gabungan terdiri dari personel Basarnas, TNI/Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat, turut membantu pencarian di area perairan yang cukup luas dan menantang.

Basarnas Pontianak menyampaikan terima kasih atas kerja sama seluruh unsur SAR serta dukungan dari keluarga korban dan masyarakat. Mereka berharap jika ditemukan petunjuk baru, operasi pencarian dapat segera dilanjutkan. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda
HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca