SuarIndonesia – Mulai terkuak ternyata pencabut pistol adalah anggota polisi yang tengah berpakaian biasa di kawasan perumahan elit Citra Land, Jalan A Yani Km 8 Kabupaten Banjar.
Namun bukannya bermasalah dengan para Driver Ojol soal orderan, yang videonya viral.
Melainkan saat di kerumuman mengamankan pria yang jadi masalah menyangkut soal tersebut, Kamis (3/3/2022).
Masalahnya dibenarkan Kapolres Banjar AKBP Doni HS melalui Kasi Humas, Iptu Suwarji.
“Semua dilatarbelakangi kesalahpahaman. Semua berawal pria disebut-sebut mengorder, Agus Maulana meminta salah satu driver ojol, Mansyur mengikutinya ke ATM,’ ujarnya.
Sesampai di parkiran Rumah Sakit Ciputra Agus Maulana tidak juga mengembalikan uang yang telah diorder.
Hingga aksi kejaran serta dihadang kawaan driver ojol dan kemudian dorong-mendorong.
Kebetulan pada waktu itu, melintaslah anggota Polres Banjar, Briptu Harno, yang berpakaian biasa, karena melihat situasi keributan, ia sempat mengeluarkan pistol.
“Memang kejadian adanya pesanan Agus Maulana untuk mengantarkan barang berupa baju menuju titik tertentu.
Namun driver ojol tidak menemukan pihak penerima dan meminta balik Agus Maulana untuk mengembalikan uang dan barang antaran tersebut,” tambah Kasi Humas.
Ketika itu Briptu Harno mencoba membawa Agus Maulana ke Polsek Kertak Hanyar, tetapi kawanan ddivel ojol malah mengira akan melarikan Agus Maulana hingga menghentikan laju mobil.
Disebut, Briptu Harno sudah mengenalkan dirinya sebagai anggota kepolisian, tetapi driver ojol tidak percaya sehingga sempat mengeluarkan pistol, kemudian meminta semua yang ada di lokasi ke Mapolsek Kertak Hanyar.
Runtutan kejadian disebut sejak Rabu (2/3/2022), dimana Agus Maulana memesan melalui aplikasi dan minta diantarkan barang pesanan itu tujuan Jalan Raya Banjar Indah Permai 1.
Kemudian driver ojol, Mansyur mengambil barang tersebut dari Agus Maulana di seberang Jalan Komplek Bunyamin untuk diantar sesuai titik tujuan.
Kemudian Mansyur menghubungi Agus Maulana dan dikatakan bahwa titik tujuan salah bukan di Banjar Indah, tetapi di Jalan Japri Zamzam II Gang ABC.
Setelah sampai di lokasi tersebut penerima juga tidak ditemukan.
Karena penerima belum juga ditemukan, Mansyur berinisiatif menuju rumah Agus Maulana, Kamis (3/3/2022) sore.
Mansyur mengetahui rumah Agus Maulana karena ingat nomor polisi mobil Brio yang dibawanya saat mengambil pesanan, lalu melakukan pengecekan pemilik mobil tersebut melalui aplikasi bayar pajak kendaraan.
Pada saat di rumah Agus Maulana, Mansyur membawa beberapa orang kawannya termasuk untuk mengembalikan barang milik Agus Maulana, dan meminta uang orderan sebesar Rp347.888.
Tetapi Agus Maulana tidak kunjung mengembalikan uang tersebut sehingga terjadi keributan.
Kemudian Agus Maulana meminta Mansyur untuk mengikutinya ke ATM.
Tetapi sampai dengan parkiran Rumah Sakit Ciputra, Agus Maulana tidak juga mengembalikan hingga terjadi dorong mendorong hingga terjadi semua itu. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















