SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan upaya pelestarian tari tradisional Tirik Lalan, dengan menggelar lomba untuk tingkat pelajar dan mahasiswa.
Menurut Kepala Taman Budaya Kalsel Suharyati di Banjarmasin, Senin (27/5/2024), gelar lomba tari tradisional masyarakat Banjar ini cukup antusias diikuti pelajar dan mahasiswa dari kabupaten/kota.
Dikutip dari AntaraNews, Gelar lomba yang dipusatkan di Taman Budaya Kalsel di Banjarmasin pada Senin (27/5/2024) itu, ada 25 pasang penari dari 13 kabupaten/kota yang pentas.
Suharyati menjelaskan, Tari Tirik Lalan merupakan tari berpasangan pria dan wanita, tari yang merupakan bagian khazanah kebudayaan Banjar, Kalsel yang sudah turun temurun dilestarikan.
Karenanya, katanya, tari ini semacam tarian yang sudah wajib dipelajari oleh kalangan tingkat pelajar maupun mahasiswa.
Dia menjelaskan pula, digelarnya lomba tradisi Tari Tirik Lalan ini dikarenakan seiring perkembangan zaman tari ini mulai kurang ditampilkan, sehingga gerak hingga kostum tarian mulai bergeser dari pakem yang telah ada.
Suharyanti mengungkapkan, pihaknya selaku lembaga yang memperhatikan kesenian daerah ingin menunjukan kembali bagaimana pola gerak hingga kostum, yang digunakan tari tradisi Tirik Lalan agar kembali seperti dulu.
Karena itu, dengan pelaksanaan ini para generasi muda bisa belajar dan mengetahui gerak hingga busana tari tradisi Tirik Lalan yang sesuai dengan pakemnya.
“Diharapkan tarian yang sudah dipakemkan jangan menjadi sebuah tarian baru, tetapi harus diperkenalkan dengan pakem yang sudah ada sejak dulu,” demikian Suharyati.
Pada lomba ini, juara 1 meraih hadiah Rp 5 juta, juara 2 Rp 4 juta, juara 3 Rp 3 juta, juara harapan 1 Rp 2 juta, juara harapan 2 Rp 1 juta, dan juara favorit Rp 500 ribu. [*/UT]
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















