PEMPROV KALSEL Siapkan 17.000 Ha Lahan untuk Swasembada Pangan

- Penulis

Jumat, 27 Desember 2024 - 20:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan Suparmi menanam padi jenis gogo melalui pola tumpang sari di Desa Jilatan Kabupaten Tanah Laut, Kamis (26/12/2024). (ANTARA/HO-Pemprov Kalsel)

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan Suparmi menanam padi jenis gogo melalui pola tumpang sari di Desa Jilatan Kabupaten Tanah Laut, Kamis (26/12/2024). (ANTARA/HO-Pemprov Kalsel)

SuarIndonesia — Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan (Disbunnak Kalsel) menyiapkan 10.000 hektare lahan kosong dan perkebunan sawit guna mendukung program Kementerian Pertanian (Kementan) terkait swasembada dan ketahanan pangan.

Kepala Disbunnak Provinsi Kalsel Suparmi dikonfirmasi di Banjarmasin, Jumat (27/12/2024), mengatakan lahan tanaman perkebunan tersebut bakal dimanfaatkan untuk menanam padi atau jagung.

“Untuk hari pertama penanaman seluas lima hektare di Desa Jilatan Kabupaten Tanah Laut,” kata Suparmi.

Kegiatan tersebut merupakan lahan perkebunan sawit yang dimanfaatkan pola penanaman tumpang sari benih padi jenis gogo.

Dia menjelaskan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sempat menyampaikan arahan, kemudian Pemprov Kalsel menindaklanjuti untuk menyukseskan swasembada pangan dengan menyediakan lahan perkebunan seluas 17.000 hektare dari total 29.000 hektare yang tersedia.

“Sedangkan, lahan lain seluas 10.000 hektare berada di lingkungan perhutanan sosial,” ujarnya.

Dikatakan, lahan perkebunan di Kalsel tidak hanya kelapa sawit, namun terdapat perkebunan karet, kelapa serta komoditas lahan perkebunan lain yang bisa diintegrasikan dengan lahan tanaman pangan, seperti padi dan jagung.

“Untuk tanaman karet juga telah berjalan dan akan lebih dimasifkan di lahan perkebunan karet yang sudah diremajakan,” katanya.

Baca Juga :   DANA SPP Disalahgunakan Oknum Pengurus PNPM, Berujung "Diseret" ke Pengadilan Tipikor Banjarmasin

Pencanangan program Kementan tersebut memotivasi Pemprov Kalsel untuk meningkatkan pola penanaman tumpang sari padi jenis gogo di lahan perkebunan.

“Ini menjadi komitmen Pemprov Kalsel untuk mewujudkan swasembada pangan, terlebih Kalsel menjadi penyanggah pangan nasional untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur,” tutur Suparmi dilansir dari AntaraNews.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Kementan RI Heru Tri Widarto menekankan program ketahanan pangan perlu kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, serta lintas sektoral termasuk pendampingan dan pengawalan dari TNI untuk padi gogo dan Polri menjalankan penanaman jagung.

Heru merinci target penanaman padi gogo secara nasional seluas 890 ribu hektare dengan catatan yang efektif dapat ditanami (intercropping) seluas 535 ribu hektare untuk produktivitas sebanyak dua ton, sehingga diperoleh sekitar 640 ribu ton beras. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin
IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:54

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:04

BURONAN Penggelapan Dua Mobil Ekspedisi Dibekuk “Macan” Polresta Banjarmasin

Berita Terbaru

Kalsel

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca