Suarindonesia – Pemerintah Kota melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin memberikan dana tambahan bagi petugas kebersihan yang bekerja di Hari Raya Idul Fitri sebesar Rp100 ribu sekali shift bekerja.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian atau partisipasi para petugas kebersihan yang tetap konsisten dalam menjalankan tugasnya, kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin Drs H Mukhyar kepada awak media, di Banjarmasin, belum lama ini.
Jadi, katanya, selama libur lebaran (dua hari) petugas kebersihan yang masuk bekerja mendapatkan dana tambahan. “Kami memberikan dana tambahan kepada petugas kebersihan yang bekerja pada Hari Raya Idul Fitri,” ujar Mukhyar.
Sementara itu, petugas kebersihan, Nafarin membenarkan adanya tambahan dana saat bekerja di Hari Raya Idul Fitri. “Bagi yang bekerja langsung mendapatkan dana tambahan. Dan, saya pun langsung mendapatkan dana tambahan tersebut (dibayar cash),” tegas Naparin seraya menambahkan, dana tambahan tersebut diberikan bagi petugas yang bekerja di hari libur lebaran (2 hari).
“Lumayanlah, sehari dapat Rp100 ribu. Jadi kalau dua hari berarti dapat Rp200 ribu,” jelasnya.
Sebelumnya, untuk mengatasi persoalan sampah di Kota Banjarmasin pada libur lebaran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin mengerahkan pasukan kebersihan untuk sigap terhadap sampah rumah tangga.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mukhyar. Menurutnya, selama libur lebaran ini petugas kebersihan tetap sigap di wilayahnya masing-masing.
Pasalnya, pada petugas kebersihan tersebut adalah Tenaga Harian Lepas (THL), sehingga tidak berpengaruh pada hari libur.
“Mereka tetap bekerja seperti biasanya karena ini sudah menjadi tugas yang harus dikerjakan. Apabila ada yang tidak masuk maka langsung dicover dengan petugas kebersihan yang lainnya,” kata Mukhyar.
Ketika ditanya soal meningkatnya sampah pada Hari Raya Idul Fitri, pria yang pernah menjabat Kadis Tata Kota Banjarmasin ini menerangkan, ketika Hari Raya Idul Fitri volume sampah meningkat, tapi tidak begitu besar.
“Memang ada peningkatan sampah, tapi tidak besar karena petugas kebersihan sejak malam takbiran hingga hari kedua lebaran tetap menjalankan tugasnya, sehingga tidak terjadi penumpukan sampah,” tegasnya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















