PEMILIK Rental PT FRR Banjarmasin Bantah Tuduhan Hingga Mengaku Sempat Diintimidasi Anggota

- Penulis

Senin, 28 Juli 2025 - 22:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fahrul Razi

Fahrul Razi

SuarIndonesia – Terkait adanya dugaan tindak pidana penggelapan dan penipuan dari salah satu rental alat berat kepada salah seorang konsumennya.

PT Fahrul Razi Rental (FRR)  Banjarmasin angkat bicara terkait dengan adanya kasus tersebut.

Selaku pemilik PT Rental Fahrul Razi, pada Minggu (27/7/2025) mengatakan, bahwa nominal Rp 600 juta  itu tidak benar adanya.

Ia menjelaskan, awal mula ia hanya menerima Rp200 juta dari pelapor.

Akan tetapi tiba-tiba pihak pelapor kembali mentransfer uang sebanyak Rp 400 juta.

Setelah ia langsung meminta transfer balik 200 juta rupiah ke rekening temannya.

“Perlu di garis bawahi bang Dari awal kita ke Agung tidak pernah mengiyakan 25 unit, tapi dicoba  meungusahakan semaksimal mungkin dapat nya berapa unit,” terangnya, Senin (28/7/2025).

Setelah terjadi nya proses transfer uang itu, pihak pelapor langsung minta kembalikan uang Rp 200 juta ke rekening temannya.

Karena sudah diusahakan untuk mencarikan 25 unit alat berat excavator tersebut, dan hanya mampu mencarikan sekitar belasan saja maka terjadilah pembatalan.

“Saya tidak pernah mengiyakan. Intinya mengusahakan saja karena tidak mendapatkan 25 unit hanya ada 18 saja terjadilah pembatalan,” terang Fahrul.

Selain itu ia hanya menerima 400 juta rupiah saja, tidak sampai Rp 600 juta. Karena ada itikad baik dikembalikan lah uang sebanyak Rp 340 juta.

Sisi lain, Fahrul mengaku tak habis pikir,  kenapa  LP (Laporan Polisi) bisa terbit, sedangkan ia menyanggupi membayar uang Rp 60 juth tersebut dengan catatan membutuhkan waktu dulu.

Ia menyayangkan, begitu LP itu terbit tiba-tiba pihak Buser datang untuk menjemputnya datang ke Kantor Polisi. walaupun alasannya hanya dimintai keterangan.

“Bukannya diberikan jalan keluar tahu-tahu disana saya dihakimi atau bisa dibilang mendapatkan intimidasi, anggota saya nggak boleh masuk mendampingi ke dalam,” katanya kepada awak media.

“Paginya Sekitar pukul 10:00 WITA saya balikkan uangnya sebanyak Rp 340 juta karena limit.

Baca Juga :   PEMBUNUHAN dI Kelayan B, Tersangka Hapis Peragakan Adegan

Sebab itu Rp 60 juta sisanya saya mohon waktu, padahal waktu itu uang saya pribadi ada sekitar Rp 500-600 juta,” terangnya..

Diupayakan pembayaran Lima juta rupiah ke pihak pelapor, akan tetapi dikembalikan karena ia meminta sepenuhnya sesuai dengan nominal kekuranganya.

“Saya merasa itikad baik saya tidak dihargai sama sekali. Rp 60 juta itu memang belum saya bayar karena itikad baik pengembalian uang Rp 5 juta itu ditolak dan harus membayar full.

Perlu di garis bawahi pekerjaan yang hendak dilakukan pelapor itu fiktif tidak benar adanya,” tambahnya.

Ia menyatakan kembali, padahal ia sudah melakukan upaya pembayaran Rp340 juta rupiah namun sesampainya dimintai keterangan ia didesak dalam waktu enam jam harus mengembalikan sepenuhnya.

“Apa yang saya sampaikan tidak didengar, padahal uang Rp60 juta saya mampu ngembaliin karena didesak waktu enam jam harus segera dibayar, dilakukanlah pembayaran Rp5 juta terlebih dahulu.

Dengan catatan meminta waktu satu malam. Tanpa konfirmasi itikad baik saya dikembalikan dua hari kedepannya.

Jadi tutup mata telinga aja itikad baik pengembalian saya aja gak didengerin,” beber Fahrul

Seandainya mau menipu, kenapa tidak Rp400 juta itu ga dibalikin semua.

Apalagi mobil rental saya disewa dia. Merk New Avanza seharga Rp 500 ribu perharinya.

Lebih besar  nilainya mobil terbaru yang ada  di rental dengan uang Rp 60 juta rupiah ga masuk akal kalo gak bisa bayar.

“Sampai sekarang uang sewa belum dibayar dan saya akan melakukan penuntutan balik,” ucapnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:52

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14

Wamenko Pangan Hanif Faisol menyapa tim pemadam kebakaran di sela apel sekaligus pemantauan penanganan karhutla di Palangka Raya, Jumat (30/10/2026). (Antara/M Arif Hidayat)

Kalteng

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:01