PEMANFAATAN Rumah Karantina Kayutangi II Ditangguhkan Pemko

- Penulis

Rabu, 8 April 2020 - 21:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemko Banjarmasin tak ada pilihan lain, mereka akhirnya harus mundur teratur. Rencana untuk pemanfaatan Asrama BKD Diklat di Komplek Kayutangi II sebagai rumah karantina ODP Covid-19 ditangguhkan sementara waktu.

Keputusan ini diambil setelah Walikota Banjarmasin Ibnu Sina berhadapan langsung dengan warga Komplek Kayutangi II. Aspirasi dan alasan penolakan disampaikan saat musyawarah di Masjid Al Barqah, Rabu (08/04/2020).

Ada beberapa alasan mengapa warga menolaknya. Pertama keberadaan rumah karantina itu membuat mereka tak nyaman karena berada di dekat permukiman. Warga khawatir keberadaannya memberikan dampak negatif.

Kemudian yang kedua, terkait rencana ini tak dibicarakan ataupun disosialisasikan sebelumnya. Sehingga warga merasa bahwa Pemko sengaja menutupi rencana tersebut.

“Warga Kayutangi II sebenarnya mendukung upaya pemerintah. Namun terkait dengan rencana (penempatan rumah karantina) di Komplek Kayutangi II kami tak sependapat,” ucap salah seorang warga, Fauzi.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina menjelaskan, Pemko bakal mengakomodir terkait penolakan tersebut. Dan menangguhkan rencana tersebut sambil mencari alternatif lain untuk mengganti.

“Karena warga di sini keberatan, sudah kami putuskan untuk ditunda dulu pelaksanaannya. Sambil kita mencari tempat lain, tapi tetap harus disiapkan. Tadi kan ada juga usulan di kantor PMI,” jelas Ibnu.

Ibnu menjelaskan bahwa rumah karantina tersebut
sebenarnya masih belum diisi. Sebab, rumah karantina itu disiapkan jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan ODP di Banjarmasin dan rumah sakit tak mampu lagi untuk menampung.

Baca Juga :   PAMAN BIRIN Mengenang Kebersamaan "Waktu yang Pendek dan Bukan Waktu Panjang"

“Saya luruskan rumah karantina dan saat ini belum ada orangnya. Yang rencana kita untuk mengantisipasi ketika terjadi lonjakan ODP. Kita tak ingin ketika meledak jumlah ODP tak ada yang menangani. Karena rumah sakit tentu tak mampu menangani,” ujarnya.

Ia mengatakan rumah karantina itu juga diperuntukkan bagi ODP yang menjalani karantina mandiri. Namun tak memiliki kamar maupun orang yang mengurus di rumah.

“Yang harusnya bersangkutan di rumah mengkarantina diri, tapi karena tak ada kamar khusus atau di rumah tak ada yang mengurus. Rencananya mereka yg ditempatkan di sini dengan kategori ODP ringan. Karena kalau berat pasti dirujuk ke rumah sakit,” katanya.

Ibnu pun berapa dengan hasil musyawarah dengan menunda rencana pemanfaatan rumah karantina tersebut bisa membantu warga Kayutangi II merasa tak terganggu lagi.

“Kami juga mohon maaf kalau kemudian terjadi miskomunikasi. Ataupun tak ada kejelasan informasi,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

“GANGSTER” Masuk Kampung, Polisi Amankan Situasi Wilayah Banjarmasin Timur
ANGGOTA DPRD KALSEL Angkat Bicara Soal Keresahan Tarif Listrik Tiba-tiba “Menyengat”
PIMPIN PERBAKIN KALSEL; Rais Ruhayat Targetkan Kebangkitan Prestasi
TERBAKAR-AMBRUK Kios Pedagang Bawang dan Sembako di Pasar Baru Banjarmasin
TARIF LISTRIK Tiba-tiba ‘Menyengat” jadi Ramai Perbincangan-Dikeluhkan
AKSI UDARA Spektakuler Aerosport Modeling Indonesia dI HSU
JASAD ABK Camara Nusantara 6 Ditemukan Mengapung
SAR GABUNGAN Temukan Nelayan Terseret Arus di Muara Badak

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:55

SKK MIGAS Temukan 13 Sumur dengan Cadangan Minyak 1 Juta Barel

Senin, 4 Mei 2026 - 19:15

ANGGOTA DPRD KALSEL Angkat Bicara Soal Keresahan Tarif Listrik Tiba-tiba “Menyengat”

Senin, 4 Mei 2026 - 13:41

TERBAKAR-AMBRUK Kios Pedagang Bawang dan Sembako di Pasar Baru Banjarmasin

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:49

BARITO PUTERA Gagal ke Super League

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:41

TARIF LISTRIK Tiba-tiba ‘Menyengat” jadi Ramai Perbincangan-Dikeluhkan

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:12

TUAN GURU APRESIASI Pengungkapan Pembunuhan Terhadap Ustazah, Meski Tinggalkan Kesedihan Mendalam

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:46

AKSI UDARA Spektakuler Aerosport Modeling Indonesia dI HSU

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:21

TERUNGKAP MOTIF Pembunuhan Seorang Ustazah di Banjarbaru

Berita Terbaru

Tim bulu tangkis China kembali menegaskan dominasinya di panggung beregu putra dunia dengan mempertahankan gelar juara Piala Thomas 2026 setelah menundukkan Prancis dengan skor 3-1 pada laga final di Forum Horsens, Denmark, Senin (04/05/26) dinihari. (Foto: Istimewa)

Olahraga

CHINA Juara Thomas Cup 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 20:20

Otonomi daerah mewujudkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan harapan bangsa. (Foto: Medcen Kalsel)

Kalsel

OTONOMI DAERAH Wujudkan Kemandirian Kelola Potensi

Senin, 4 Mei 2026 - 20:09

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca