PASTIKAN DANA 4,7 TRILIUN di Bank Kalsel Aman dan Transparan

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 22:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan dengan pihak Bank Kalsel di sela kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Rabu (5/11/2025). (SuarIndonesia/Ist)

Pertemuan dengan pihak Bank Kalsel di sela kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Rabu (5/11/2025). (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan bahwa dana Pemerintah Provinsi Kalsel senilai sekitar Rp 4,7 triliun yang tersimpan di Bank Kalsel berada dalam kondisi aman dan siap digunakan untuk membiayai program strategis daerah.

​Kepastian ini disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Kalsel, H. Muhammad Yani Helmi, usai menggelar pertemuan dengan pihak Bank Kalsel di sela kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Rabu (5/11/2025).

​Yani Helmi dengan tegas membantah isu yang beredar bahwa dana tersebut “mengendap” akibat masalah hukum atau pelanggaran regulasi.

Menurutnya, persoalan yang muncul selama ini hanyalah

“Kesalahan teknis dalam penginputan golongan nasabah, bukan permasalahan hukum yang serius.

​Tidak ada pelanggaran regulasi atau aturan hukum yang mengakibatkan Bank Kalsel terkena sanksi oleh OJK atau Bank Indonesia,” ucapnya.

“Persoalan ini pun sudah diklarifikasi ke Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri, dan hasilnya dinyatakan clear,” tegas Yani Helmi lagi.

​Ia menambahkan, total dana yang terdeposito atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel saat ini mencapai sekitar Rp 4,7 triliun.

Baca Juga :   BALAP LIAR dan Knalpot Brong, 20 Pelanggar Ditindak

Seluruh dana tersebut masih tersimpan dengan aman di Bank Kalsel.

​Dalam rangka menjamin transparansi, Yani Helmi menyatakan bahwa Komisi II akan menindaklanjuti persoalan ini dengan langkah konkret, termasuk rencana memanggil kembali pihak Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalsel untuk memberikan penjelasan yang komprehensif kepada publik.

​”Kami Komisi II DPRD Kalsel tidak tinggal diam. Kami akan memastikan tata kelola keuangan daerah berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” pungkasnya,
sembari menjamin bahwa sisa anggaran (SILPA) akan dialokasikan kembali pada tahun anggaran 2026 sesuai ketentuan yang berlaku. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca