PARALAYANG Tahura Mandingan Diresmikan Sabtu

SuarIndonesia – Setelah melewati berbagai tahapan, Tahura Sultan Adam, Mandiangin akhirnya mendapatkan izin dan lisensi melaksanakan olahraga paralayang, sebagai wahana baru ekowisata.

Pada Sabtu (24/9/2022) wahana paralayang diresmikan.

Kepala Tahura Sultan Adam, Ainun Jariah, mengatakan paralayang di Tahura Sultan Adam telah melalui observasi dan kajian yang matang dari komunitas Merapi Wasaka Paralayang.

“Mereka membicarakan ke kami dan disetujui Kadishut Kalsel. Maka olahraga paralayang ini akan diresmikan Sabtu 24 September mendatang. Insyaallah juga dihadiri bapak Gubernur Sahbirin Noor,” terangnya, Kamis (22/9/2022).

Ainun menyebut, olahraga paralayang belum bisa dibuka untuk umum dalam waktu dekat karena keterbatasan penerbang tandem.

Di Kalsel sendiri, ujarnya,  belum memiliki penerbang tandem dan yang menjadi penerbang tandem didatangkan dari Kota Bogor.

“Kita datangkan tiga master paralayang dari Bogor. Semoga dengan adanya olahraga paralayang di Mandiangin, pilot lokal dapat lisensi terbang dengan jam terbang terpenuhi.

Setahun lagi orang Kalsel bisa menjadi penerbang tandem, karena paralayang di Kalsel masih belum berkembang, kita masih tahap memulai,” terangnya.

Sebelumnya pengkajian dan perencanaan teknis, hingga observasi lapangan sudah dilakukan oleh tim ahli.

Observasi meliputi pengecekan cuaca, arah angin, lokasi take off dan landing, hingga demo terbang 3 kali sudah dilakukan dan berjalan lancar.

Take off area berada di ujung pesanggrahan, sedangkan landing zone berada dekat mandin putri kembar.

“Kita akan terus mengembangkan potensi-potensi ekowisata yang ada di Tahura SA untuk meningkatkan penerimaan daerah melalui sektor kehutanan.

Dan dengan adanya paralayang ini tentunya besar harapan kita bisa membuat nama Tahura SA dan Kalsel semakin maju di bidang pariwisata,” kata Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hj. Fathimatuzzahra.(RW)

 468 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!