PANGERAN Khairul Saleh: “Liburkan Sekolah Harus Disertai Penutupan Fasilitas Bermain Anak”

- Penulis

Senin, 16 Maret 2020 - 14:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Menyusul kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang meliburkan sekolah kegiatan belajar mengajar secara nasional selama 14 hari mulai Senin (16/3), Anggota Komisi III DPR-RI Pangeran Khairul Saleh sependapat.

Namun dia mengingatkan kebijakan harus disertai syarat pemerintah juga harus konsisten menutup semua wahana atau fasilitas bermain anak di semua tempat di seluruh Indonesia, baik itu milik pemerintah maupun milik swasta, seperti yanf ada di mal-mal atau pusat perbelanjaan, serta tempat bermain umum.

“Jika pemerintah tidak konsisten maka pencegahan ini tidak efektif karena penggerumunan massa akan tetap terjadi di tempat-tempat umum atau tempat hiburan. Sehingga peliburan nasional ini kurang tepat karena tanpa disadari bisa menjadi upaya pembodohan siswa,” tandasnya kepada SuarIndonesia.com Senin (16/3).

Pangeran yang berasal dari Fraksi PAN ini berharap pemerintah pusat dan daerah sampai ke tingkat RT dan RW bertindak cepat untuk mengantisipasi pengalihan penggerumunan massa ini.

Dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 ini, lanjut Pangeran, hendaknya pemerintah bijaksana dan bersinergi dengan mempertimbangkan pengaruh positif negatif secara sosial kemasyarakatan, keagamaan, pendidikan, pertumbuhan ekonomi, dan lainnya.

Baca Juga :   KOMITMEN Arifin-Akbari Pengelolaan Lingkungan, Ciptakan Sampah Menjadi Bernilai Ekonomis Lewat Program "Simpun"

Selain itu, mantan Bupati Banjar dua periode ini meminta pemerintah dalam hal ini kementerian komunikasi & informatika hendaknya mengawasi lebih ketat pengguna medsos dalam penyebaran informasi Hoax tentang Covid-19.

“Kementerian komunikasi informatika dan kementerian kesehatan hendaknya lebih gencar mensupport menyebaran informasi upaya-upaya menghindari dan penyembuhan yang bisa dilakukan masyarakat secara mandiri di rumahnya,” pinta Pangeran.

Pangeran mengimbau kepada pemerintah dan organisasi keagamaan seperti MUI, Dewan Gereja Indonesia dan lain lain yang terkait hendaknya lebih gencar lagi mensosialisasikan bahwa virus COPID-19 bukan untuk ditakuti tetapi sebatas kewaspadaan.

“Karena virus ini adalah makhluk ciptaan Tuhan, dan wabah Corona ini hendaknya menyadarkan masyarakat untuk lebih dekat kepada Tuhan Sang Pencipta dan jangan sampai mengurangi atau melarang kegiatan peribadatan umat beragama. Apalagi sampai tempat ibadah, seperti mesjid, gereja atau vihara kosong. Jangan sampai tertanam di masyarakat lebih takut kepada corona dari pada takut kepada Tuhan,” tandas Pangeran.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi
AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong
PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin
SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:22

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca