PANGDAM VI/Mulawarman Ingatkan Tidak Boleh Ada Pungutan Proses Penerimaan Prajurit TNI

Bagikan :
PANGDAM VI/Mulawarman Ingatkan Tidak Boleh Ada Pungutan Proses Penerimaan Prajurit TNI

SuarIndonesia – Pangdam VI/Mulawarman, Mayor Jenderal TNI Teguh Pudjo Rumekso, ingatkan jajarannya tidak boleh ada pungutan dan penyalahgunaan wewenang proses penerimaan Prajurit TNI.

Itu diingatkannya ketika pengarahan serta motivasi Prajurit Korem 101/Antasari, Selasa (18/1/2022).

Mayor Jenderal TNI Teguh Pudjo Rumekso didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Mulawarman, Ny Dewi Teguh Pudjo Rumekso sebelum kunjungan kerja ke Korem 101/Antasari, bersama rombongan melaksanakan pembagian sembako kepada masyarakat di sekitar Pasar Terapung Lokbaintan Kabupaten Banjar.

Kedatangan Pangdam disambut Pejabat Korem 101/Antasari, para Dandim, Danyonif, dan Persit Jajaran Korem 101/Antasari dengan tarian Radap Rahayu dan Prajurit di kiri kanan jalan dengan meneriakkan yel yel penyemangat, serta penampilan Marching Band TK Kartika V/2-1 Banjarmasin.

Pangdam memberikan pengarahan dengan menyatakan apresiasi terhadap kinerja Danrem 101/Antasari serta jajaran Dandim yang telah mampu mencapai target vaksinasi 77 persen di semua jajaran.

“Dengan semangat Gawi Manuntung Waja Sampai Kaputing yang berarti sekali memulai pekerjaan, tidak akan berhenti sebelum tuntas.

Kita semua harus mampu menyesuaikan dengan situasi dan kondisi pandemi saat ini.

Seluruh Dansat juga harus mampu mengatasi segala kemungkinan bencana alam di wilayah.

Implementasikan perintah harian Kasad dalam melaksanakan tugas, terutama mempertajam kepekaan melaksanakan tindakan pro aktif terhadap segala bentuk ancaman,” ujarnya.

TNI lanuut Pangdam harus mampu hadir di setiap masalah masyarakat dengan melakukan tindakan preventif atau pencegahan.

Sisi lain juga berpesan agar Ibu Persit yang memiliki peran sangat penting sebagai istri dan pendamping prajurit, dan dalam membina rumah tangga, para prajurit harus menciptakan keharmonisan.

“Jangan sampai orang tua sibuk dengan media sosial, dan utamakan memperhatikan anak.

Siapkan anak-anak dengan baik untuk mampu menjadi generasi penerus yang membanggakan,” tambahnya.

“Hindari penyalahgunaan media sosial untuk tindakan body shaming, komentar hoax, bermuatan kesusilaan, komentar mengancam, dan pencemaran nama baik yang bisa diancam hukuman pidana,” pungkasnya.

Pengarahan juga diisi tanya jawab Prajurit dan kegiatan ditutup dengan pemberian kenang-kenangan serta penulisan pesan dan kesan Pangdam.

Yang menyatakan “Jadilah prajurit teritorial yang selalu hadir dan menjadi solusi bagi kesulitan masyarakat sekitarnya”.

Serta kesan-pesan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Mulawarman yang menyatakan

“Senantiasa mengutamakan keluarga serta ciptakan suasana saling berbagi kebaikan, saling mengasihi, saling menghargai sebagai satu keluarga besar istri prajurit”. (ZI)

 226 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.