PAMAN BIRIN Tekankan Pentingnya Penanganan Serius Soal Stunting

- Penulis

Selasa, 22 Maret 2022 - 23:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor mengingatkan pentingnya penanganan yang serius soal stunting pada pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) tahun 2022 di salah satu hotel di Banjarmasin, Selasa (22/3/2022).

Rakerda Bangga Kencana itu dihadiri langsung Inspektur Utama BKKBN Pusat, Ari Dwikora Tono dan Kepala BKKBN Kalsel H. Ramlan serta diikuti  peserta dari yang diikuti dari kabupaten/kota se-Kalsel.

Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGI) 2021, prevalensi stunting di Indonesia menunjukan penurunan dari 27,7 % di tahun 2019 menjadi 24,4%. Namun, prevalensi underweight mengalami peningkatan dari 16,3% menjadi 17%.

Sedangkan Provinsi KalimantanSelatan (Kalsel), angka stunting masih berada pada 30 persen.

Melihat angka ini, masih perlu tindakan serius untuk menyelesaikan permasalahan stunting yang masih di atas batas target badan kesehatan dunia atau WHO.

Bahkan Kalsel  masih menjadi satu dari 10 daerah dengan prevalensi stunting tertinggi di Indonesia.

Oleh karenanya, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengingatkan, perkara stunting ini bukan perkara yang ringan.

Generasi  penerus bangsa ini tidak boleh dibiarkan mengalami kekerdilan dan kekurangan asupan gizi.

Asupan gizi harus diperhatikan sejak anak masih dalam kandungan sampai pada 1000 hari pertama kehidupan.

“Jika kita telusuri lebih lanjut berbicara stunting kita tidak bisa mengesampingkan kondisi awal sejak anak tersebut dikandung.

Kalsel masih menjadi daerah dengan kasus pernikahan anak yang tinggi. Hal ini secara langsung juga berdampak pada tumbuh kembang anak,” ujar Sahbirin Noor yang biasa disapa Paman Birin itu.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada BKKBN Provinsi Kalsel atas terselenggaranya rakerda yang diharapkan dapat mensinkronisasikan berbagai kebijakan dan kegiatan dalam rangka pelaksanaan Rencana Aksi Nasional percepatan penurunan angka stunting Indonesia (RAN PASTI).

Baca Juga :   SAPI LIMOUSIN dari Kapolri dan Polda Kalsel Diserahkan di Sekumpul untuk Peringatan 5 Rajab

“Harapan saya penanganan stunting ini dapat segera dilakukan, mengingat angka stunting Kalsel cukup besar dan diperlukan kerjasama antar berbagai sektor agar permasalahan ini segera berakhir,” ujarnya.

LebIh lanjut dikatakan, kurangnya akses layanan kesehatan juga memiliki dampak yang cukup serius dalam peningkatan angka stunting, khususnya bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat layanan kesehatan.

Untuk itu, ia meminta semua pihak terkait untuk berupaya keras agar sistem pencegahan dan penanganan stunting ini dapat bekerja dengan baik agar anak-anak nantinya tidak lagi stunting.

“Investasi sumber daya manusia memang tidak bisa secara langsung kita rasakan.

Namun ini adalah komitmen kita bersama agar anak cucu kita di masa yang akan datang memiliki kualitas dan daya saing yang tinggi,” pesan Paman Birin.

Selain masalah stunting, Paman Birin juga menyoroti soal angka pernikahan anak yang cukup tinggi di Kalsel.

Untuk itu, dalam rangka menyiapkan generasi yang berkualitas, Program Generasi Berencana (Genre) harus tetap menjadi prioritas.

Selain itu, permasalahan kesehatan ibu juga penting dikoordinasikan dengan instansi terkait seperti dinas kesehatan agar dapat menekan angka kematian ibu, bayi dan balita yang selama masa pandemi mengalami peningkatan.

Rakerda Bangga Kencana tahun 2022 menghadirkan Inspektur Utama BKKBN Pusat, Ari Dwikora Tono selaku keynote speaker yang membahas materi seputar kebijakan dan startegi percepatan penurunan stunting dalam meningkatkan kualitas SDM melalui konvergensi lintas sektoral (pemanfaatan data PK) tahun 2021.(adv/K-2)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng
WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 16:50

DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca