PAM Banjarbakula Jadi BLUD atau Perusda dan Ini Dikaji Pemprov

- Penulis

Kamis, 13 Juni 2019 - 00:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – BPAM tidak bisa menggunakan dana secara dari biaya ganti jasa yang dibayarkan oleh PDAM.

“Iya benar selama ini dari biaya jasa yang timbul langsung disetorkan ke kas daerah,  bukan melalui kami,” jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  Kalsel, Roy Rizali Anwar, Rabu (12/6).

Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Banjarbakula sudah sejak lama beroperasi.

Melalui instalasi pengolahan air (IPA)  Pinus II, air curah dan air baku rutin didistribusikan ke PDAM Intan Banjar dan PDAM Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Dua perusahaan daerah ini untuk mendapatkan air harus mengganti biaya jasa pelayanan.  Setiap transaksi, disetorkan langsung ke kas Pemprov Kalsel.

Sejatinya, dari biaya yang timbul tersebut digunakan kembali oleh Balai Pengolahan Air Minum (BPAM) Banjarbakula untuk keperluan operasional, seperti bayar listrik maupun membeli bahan kimia pengolah air.

Dana tersebut akan disalurkan kembali kepada BPAM melalui Badan Keuangan Daerah (Bakeuda)  Kalsel.

BPAM tidak bisa menggunakan dana secara dari biaya ganti jasa yang dibayarkan oleh PDAM. “Iya benar selama ini dari biaya jasa yang timbul langsung disetorkan ke kas daerah,  bukan melalui kami,” jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  Kalsel, Roy Rizali Anwar, Rabu (12/6).

Atas dasar hal tersebut, muncul gagasan membentuk badan layanan umum daerah (BLUD)  maupun menjadikan BPAM Banjarbakula sebagai perusahaan daerah (perusda).

Roy tak menampik ada rencana membentuk BLUD atau perusda, namun perlu kajian yang mendalam.

“Kita lihat dulu nanti bagaimana hasil kajiannya mana yang lebih bagus.

Baca Juga :   RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia

Bisa BLUD atau perusda, atau tetap dalam bentuk UPT atau balai,” terang Roy.

Diakui Roy, jika tidak dalam bentuk UPT/balai banyak kewenangan yang bisa dilaksanakan, bukan hanya terkait penggunaan biaya operasional yang bisa secara langsung,  namun juga bisa mengembangkan program kegiatan.

“Contohnya kalau boleh secara aturan bisa membuat produk air minum dalam kemasan,”  akunya.

Sebelumnya, Kepala BPAM Banjarbakula,  Nazrudin Alhaidar menjelaskan, antara pihaknya dengan PDAM Tala dan Intan Banjar sudah menyepakati biaya jasa pelayanan.  Sebagian air curah PDAM Tala disuplai dari IPA Pinus dengan biaya Rp1.457 perliter kubik, sedangkan PDAM Intan Banjar,  diberikam harga pelayanan sebesar Rp1.970 perliter kubik dan Rp188 rupiah perliter untuk air baku.

“Kami dari pemprov tidak mencari untung dari biaya jasa yang dikeluarkan oleh PDAM,  biaya itu hanya untuk mengganti operasional.  Bayangkan untuk membayar listrik di intake Bendungan Karang Intan saja perbulan Rp150 juta.

Sedangkan biaya yang dibayarkan PDAM Intan Banjar untuk air curah cuma Rp45 sampai Rp50 juta perbulan.

Tidak masalah karena kami bukan cari untung.  Jadi bagi PDAM yang masih memerlukan akan kami layani,” tegasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako
WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla
LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
PERKUAT SINERGITAS Antarlembaga, Kajati Kalsel Kunjungi Ketua PT Banjarmasin
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:58

KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 20:58

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:21

KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Berita Terbaru

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:47

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Kalsel

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca