OTT DPRD Kalteng, KPK Sita Uang Rp240 Juta

OTT DPRD Kalteng, KPK Sita Uang Rp240 Juta
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Irjen. Pol. Basaria Panjaitan, SH. MH (Foto:Net/Suarindonesia.com)

Suarindonesia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa 14 orang dari unsur anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dan pihak swasta yang terjaring operasi tangkap tangan di Jakarta.

Menurut Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mengungkapkan bahwa dalam operasi senyap itu KPK turut mengamankan barang bukti uang senilai Rp )240 juta.

“Barang buktinya Rp240 juta,” kata Basaria seperti dirangkum oleh kumparan, Sabtu (27/10/2018).

Basaria juga mengungkapkan, sejauh ini pihaknya menduga uang itu digunakan sebagai suap dalam upaya memuluskan izin terkait pembuangan limbah sawit ke Danau Sembaluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Menurut dia, tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan dari pihak lain dalam kasus ini, khususnya dugaan keterlibatan dari pihak Pemprov Kalimantan Tengah.

“Belum (keterlibatan di Pemprov Kalteng), nanti di pengembangan penyidikan akan dipelajari,” tuturnya.

Sementara itu, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan ihwal pemeriksaan terhadap 14 orang itu masih berkaitan dengan adanya kewenangan dari pihak DPRD terkait pengawasan pembuangan limbah ke Danau tersebut.

“Dugaan suap terkait kewenangan pengawasan DPRD terhadap peristiwa pembuangan limbah tersebut,” ujar Febri.

Kasus ini bermula saat tim KPK melakukan OTT di Jakarta pada, Jumat (26/10/2018) Dalam OTT tersebut, KPK menciduk 14 orang, yakni terdiri dari anggota DPRD Provinsi Kalteng dan swasta. (BY)

 221 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: