OPTIMIS Kendalikan Inflasi, 2000 Bibit Cabai Dibagikan

- Penulis

Sabtu, 23 November 2024 - 01:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia –  Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) kota Banjarmasin melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kota Banjarmasin menyerahkan Bibit Cabai Tiung yang merupakan Program Balombok Ding Ai (Betanam Lombok di Pinggir Sungai), yang berlangsung di Kawasan Wisata Kampung Biru. Jumat (22/11/2024).

Bibit Cabai diserahkan Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Sekdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman, Kepala Dinas DKP3 Kota Banjarmasin, Yuliansyah, Camat Banjarmasin Tengah, Maslun, Forkopimda, turut dihadir Sejumlah Kepala SKPD, TPID kota Banjarmasin beserta jajaran staff terkait.

Diketahui, Program Balombok Ding Ai menjadi bagian dari upaya TPID kota Banjarmasin untuk menjaga stabilitas harga cabai, khususnya menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta awal Ramadan.

“Kami ingin memastikan cabai, atau yang kita sebut lombok, tidak langka dan harganya tetap terjangkau.

Dengan program ini, masyarakat bisa menanam sendiri di halaman rumah mereka menggunakan polybag.

Selain membantu kebutuhan sehari-hari, ini juga mendukung pengendalian inflasi yang saat ini sudah berhasil kita turunkan ke angka 2 persen lebih,” ujar Ibnu Sina.

Program itu memberikan 2.000 polybag berisi tanaman cabai unggul, termasuk varietas cabai tiung yang memiliki tingkat kepedasan 17 kali lipat dibanding cabai biasa.

Setiap rumah mendapat empat polybag untuk dirawat hingga panen selama tiga bulan.

“Kita berharap saat Nataru hingga Ramadan nanti, kebutuhan cabai bisa terpenuhi tanpa harus membeli di pasar,” tambahnya.

Ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal dan menjadikan lingkungan lebih hijau.

Baca Juga :   KEPERGOK Ingin Curi Helm Dikejar Warga Berakhir Terjun ke Sungai Martapura

“Di sepanjang titian, kalau disusun polybag ini, akan terlihat indah sekaligus bermanfaat.

Apalagi air mudah didapat karena berada di pinggir sungai,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, juga mengajak generasi muda, khususnya petani milenial, untuk terlibat dalam program intensifikasi pertanian.

“Pak Menteri Pertanian sudah mendorong petani milenial dengan insentif Rp 10 juta per orang.

Untuk di kota seperti Banjarmasin, sistem hidroponik atau pemanfaatan pekarangan kecil bisa menjadi pilihan,” ungkapnya.

Ibnu Sina menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Saat ini, Banjarmasin memiliki sekitar 2500 hektare lahan pertanian, terutama di wilayah Banjarmasin Selatan dan Timur. Keberhasilan panen raya tahun ini menjadi bukti bahwa pertanian tetap menjadi penopang penting pangan lokal.

“Alhamdulillah, panen tahun ini sangat baik dibanding tahun sebelumnya yang sempat gagal karena hama.

Ini menunjukkan bahwa pertanian masih menjadi sektor vital yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Program Balombok Ding Ai diharapkan tidak hanya membantu menjaga stabilitas harga cabai, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.(*/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca