OPERASI SAR Tragedi di Mantewe Dihentikan dan Terungkap Helikopter Disewa Perusahaan Swasta HTI

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 19:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin. (SuarIndonesia/Ist)

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin. (SuarIndonesia/Ist)

SuarIndonesia – Operasi SAR (Search and Rescue) atau Pencarian dan Penyelamatan terhadap helikopter tipe BK117 D3, yang jatuh di kawasan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, resmi dihentikan.

Seluruh korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Pengumuman ditutupnya operasi SAR disampaikan langsung Direktur Operasi SAR, Laksamana Pertama TNI Yudha Bramantyo, dalam konferensi pers bersama Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Ketua Ketua DPRD Kalel, H Supian HK.Didampingi Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan. Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin.

Pangdam Vl/Mulawarman,: Mayjen TNl Rudy Rachmat Nugraha dan Danrem 101/Antasari, Brigjen TNl Ilham Yunus serta unsur Forkopimda lainnya, Jumat (5/9/2025) di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalsel di Banjarmasin.

“Hari ini, operasi SAR saya nyatakan selesai dan ditutup,” ujar Yudha Bramantyo.

Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin.

Seluruh jenazah telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri untuk proses autopsi dan identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara, Banjarmasin.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menjelaskan helikopter tersebut membawa delapan orang penumpang, termasuk tiga warga negara asing (WNA) asal Australia, Brasil, dan India.

“Sebagian korban masih dapat dikenali, namun ada juga yang sulit diidentifikasi karena tubuh terbakar hingga menjadi abu,” jelas Gubernur.

Diungkapakan Muhidin, pihak keluarga korban sudah berada di Banjarmasin untuk menunggu proses identifikasi lebih lanjut.

Dalam hal Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap memfasilitasi pemakaman di wilayah setempat apabila dibutuhkan.

Baca Juga :   TIGA MAHASISWA UNUKASE yang Meninggal Dunia Kecelakaan Adalah Penerima Beasiswa KIP Kuliah Angkatan 2023

Namun, keluarga korban memilih untuk memulangkan jenazah ke negara asal masing-masing setelah proses identifikasi selesai.

Pangdam Vl/Mulawarman,: Mayjen TNl Rudy Rachmat Nugraha

Menjadi pertanyaan hingga saat ini, kedatangan tiga WNA, belum ada kejelasan resmi terkait tujuan kedatangan mereka.

Kemudian, Gubernur mengungkapkan bahwa helikopter tersebut disewa oleh perusahaan swasta bidang HTI (Hutan Tanaman Industri (HTI).

“Kami tadi sempat bertemu dengan perusahaan yang menyewakan helikopter dan melakukan konfirmasi.

Jadi yang di dalamnya itu (penumpang) adalah dari perusahaan di bidang HTI, baik WNA maupun WNI,” tambahnya.

Muhidin juga menegaskan, penerbangan tersebut tidak ada kaitannya dengan bisnis sawit, melainkan murni untuk pengawasan lahan perusahaan.

Sekedar informasi, lepas landas dari Bandara Gusti Samsir Alam, Kotabaru menuju Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Senin pagi (1/9/2025).

Namun, dalam perjalanan melintasi kawasan Mantewe, pesawat mengalami gangguan dan jatuh hingga terbakar. (YI/ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca