SuarIndonesia — Terhitung sejak Selasa 3 Januari 2022 Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pengelola Air Limbah Domestik (PAL-D) Kota Banjarmasin saat ini resmi dinahkodai oleh Ir Endang Waryono MT.
Mantan Kepala Satuan Pengawas Internal di Direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih itu menjalani pelantikan oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina di Aula Kayuh Baimbai pada Senin (312021).
Usai melantik, Ibnu Sina berpesan agar pemimpin Perumda PAL-D yang baru saja ia lantik tersebut agar bisa mempertahankan sekaligus meningkatkan pelayanan dalam mengelola air limbah di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini.
Terutama untuk memaksimalkan fungsi utama pengelolaan air limbah dan program sanitasi di Banjarmasin, ucapnya saat ditemui awak media.
Bukan tanpa alasan, harapan tersebut diutarakan oleh orang nomor satu di Bumi Kayuh Baimbai ini dikarenakan ia menilai bahwa indikator dari maju atau tidaknya perkotaan dilihat dari pengelolaan sanitasi di kota tersebut.

Karena sanitasi air merupakan salah satu syarat sebuah kota itu dikatakan sebagai kota yang maju dan sehat, ungkapnya.
Karena itu, Ibnu mengaku sejak awal pihaknya Perumda PAL-D ini bisa bertahan sebagai perusahaan dengan perencanaan bisnis yang lebih baik lagi
Tidak hanya menjalankan tugas dasar dengan melayani pelanggan. Tapi juga bisa bertahan dan profit bagi pemerintah kota, imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda PAL-D, Endang mengaku siap menjalankan amanah dari Wali Kota Banjarmasin yang sudah pecaya sekaligus melantiknya sebagai pemegang nahkoda di perusahaan milik Pemerintah Kota Banjarmasin ini.
Pertama kita akan melihat dulu bagian dalam PDPAL ini. Karena jika diibaratkan anak kost, yang baru datang di suatu rumah yang kita belum tau isinya. Jadi akan kita pelajari dulu selanjutnya langkah apa saja yang akan kita ambil, ujarnya.
Lantas apa strategi Endang Waryono dalam meningkatkan jumlah pelanggan di perusahaan yabg saat ini dipimpinnya tersebut Mengingat saat ini hanya 5,9% masyarakat yang menggunakan jasa pengelolaan air limbah.
Terkait hal itu, Endang mengaku bahwa pihaknya akan akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti PUPR, DLH dan DPMPTSP, serta pihak swasta untuk meningkatkan pelayanan.
Menurutnya, jika oelayanan meningkat, maka otomatis berdampak pada peningkatan jumlah pelanggan.
Saat ini jumlah pelanggan kota baru 5,9 persen. Ya minimal kita bisa tingkatkan 5 sampai 10 persen dalam 5 tahun ke depan, imbuhnya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















