MUNDUR dari Piala Thomas, Kapten Tim Indonesia Hendra Setiawan Angkat Bicara

- Penulis

Minggu, 13 September 2020 - 10:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hendra Setiawan/Pramudya Kusumawardana Riyanto di Mola TV PBSI Home Tournament.(Foto/@Badminton Indonesia)

SuarIndonesia – Kapten tim Indonesia di Piala Thomas 2020, Hendra Setiawan membeberkan alasan tim Merah Putih mundur dari kompetisi bergengsi yang dilangsungkan di Denmark tersebut.

Jumat (11/09/20), Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengumumkan bahwa Indonesia memutuskan untuk mundur dari Piala Thomas yang sejatinya akan dilangsungkan pada 3-11 Oktober mendatang.

Selain Indonesia, ada enam negara lain yang juga mengambil keputusan serupa. Keenam negara tersebut antara lain, Hong Kong, Singapura, Australia, Taiwan, Thailand, dan Korea Selatan.

Melihat keputusan tersebut, Hendra Setiawan selaku kapten tim Indonesia di Piala Thomas 2020 pun langsung angkat suara memberikan penjelasan.

“Bukan (keputusan) mendadak sebenarnya, itu kan harus daftar dulu kita. Dah daftar mungkin sambil liat-liat situasi juga kan ke sininya gimana. Terus ya mungkin banyak pertimbangan, terus akhirnya batal,” ujar Hendra di channel YouTubenya.

Keputusan untuk mundur dari Piala Thomas diambil bukan karena melihat banyak negara lain yang juga mengambil keputusan serupa.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

“Kita sih enggak liat negara lain ya. Ya mungkin banyak pertimbangan ya, PBSI juga. Belum lagi kalau di sana ada apa-apa,” kata Hendra Setiawan dikutip dari Indosport.com.

“Memang banyak protokol kesehatan, seperti tes swab sebelum berangkat aja dua kali. Sampe sana swab lagi lalu dua minggu kemudian swab lagi. Pulang swab lagi, jebol hidung lama-lama,” sambungnya lagi.

Setelah berdiskusi dengan banyak pihak, akhirnya tim Indonesia memutuskan untuk mundur dari Piala Thomas & Uber 2020.

Dengan demikian, Indonesia juga tidak akan berpartisipasi di ajang Denmark Open I dan Denmark Open II yang merupakan bagian dari turnamen seri Eropa.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan
KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla
HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September
KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla
SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar
POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla
POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:58

KOORDINASI Kawasan Diintensifkan Atasi Dampak Asap Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 20:58

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:21

KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Berita Terbaru

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:47

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Kalsel

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca