MULAI KOSONG Pengungsian Korban Banjir di Kalsel

MULAI KOSONG Pengungsian Korban Banjir di Kalsel
Foto petugas bersih-bersih di Kota Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah

SuarIndonesia – Sebagian tempat pengungsian akibat banjir di Kalsel mulai kosong, sebab pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.

Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah, menjelaskan kondisi di Hulusungai Utara dan Balangan berjalan normal kembali. Kondisi terkini hanya tersisa genangan air.

“Di Hulu Sungai Tengah (HST) ketinggian air sudah berkurang, tersisa genangan saja. Yang masih menjadi perhatian di Kecamatan Hatakan dan Batubenawa,” ujarnya, Minggu (31/1/2021).

Dikatakan Firmansyah pengungsian sudah nihil karena pengungsi kembali ke rumah masing-masing. Disebutkan Firmansyah terkait kebutuhan sembako di HST juga sudah mai stabil.

“Yang masih terisolasi di Desa Datarajab dan Desa Haruyan Dayak. Terdapat titik longsor di kawasan tersebut. Saat ini sedangkan dilakukan pembersihan,” bebernya.

Disebutkannya untuk daerah Hulusungai Selatan dan Tapin tidak menemui kendala lagi terkait banjir, sedangkan di Baritokuala ketinggian air bervariasi. Ketinggian air di Jejangkit antara 15 sampai 80 centimeter, Mandastana antara 10 sampai 75 centimeter, dan Rantaubadauh antara 20-50 centimeter.

“Pengungsi di Batola masih banyak dan dapur umum masih berfungsi. Permasalahan saat ini di Mandastana sembako tersedia tapi LPG langka. Jejangkit LPG tidak ada, Alalak LPG naik, dan di Rantaubadauh kelangkaan tidak ada namun kehidupan belum sepenuhnya normal,” ucapnya.

Ditambahkan Firmansyah untuk daerah Banjar masih ditemukan ketinggian air mencapai 70 centimeter yaitu di Seitabuk. Daerah lainnya di Martapura Barat dan Timur ketinggian air paling tinggi 40 centimeter.

“Pengungsi masih tersebar di 31 tempat. Kebutihan sembako tersedia, LPG mulai langka, dan harga sayur mahal. Untuk Banjarmasin kondisi mulai normal,” bebernya.(RW)

 219 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: