SuarIndonesia – Asesmen Nasional (AN) sebagai ganti Ujian Nasional (UN) mulai dilaksanakan di Kalsel.
AN untuk SMK/SMA tersebut diserahkan kepada masing-masing sekolah kapan waktu pelaksanaannya.
Asesmen Nasional terdiri dari tiga bagian, yakni, Asesmen Kompetensi Minimum yang mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif, survei karakter dengan mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar nonkognitif, dan survei lingkungan belajar dengan mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Muhammadun, menambahkan masing-masing sekolah dipersilahkan untuk bersemangat dalam proses belajar mengajar. Saat ini, ujarnya, SMA dan SMK melaksanakan AN.
Pelaksanaan AN oleh pemerintah pusat diberi kebebasan kapan tanggal pelaksanaannya. Baritokuala mulai tanggal 7 Marer, Banjarmasin dari tanggal 21 sampai 30 Maret. Masing-masing sekolah diberi kebebasan oleh Menteri kapan pelaksanaannya,” kata pria yang akrab disapa Madun ini, Jumat (11/3/2022).
Menurut Madun, AN dilaksanakan dengan berpatokan pada protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster penularan Covid-19.
Ia tak menampik terdapat siswa yang terpapar covid, namun bukan berarti terpapar diakibatkan pembelajaran tatap muka (PTM).
“Memang ada siswa yang terkena Covid-19. Tidak bisa kita pungkiri terdapat interaksi sosial siswa seperti mengobrol atau membeli makanan.
Bukan berarti akibat sekolah atau karena PTM akan terjadi covid. Di sekolah prokes ketat tetap dilaksanakan.
Tempat duduk jaraknya 1,5 meter, masuk sekolahnya dibagi 2. Permasalahan interaksi sosial tetap terjadi, bukan dampak sekolah PTM,” bebernya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















