MOMEN 5 RAJAB Sekumpul “Lautan Manusia” Dua Jemaah Meninggal, Arus Lalu Lintas Merayap Polda Kalsel Pantau Lewat Udara

- Penulis

Minggu, 28 Desember 2025 - 14:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Momen 5 Rajab Sekumpul, “lautan manusia” dan dua jemaah ada dilaporkan meninggal dunia.

Untuk arus lalu lintas padat -merayap dan Polda Kalsel pemantauan lewat udara, selain sejumlah titik Link Live CCTV di daratan, termasuk situasi lokasi kegiatan, Minggu (28/12/2025).

Bahkan kawasan A Yani dari Bundaran Simpang Empat Banjarbaru ke Martapura, telah ditutup untuk jenis mobil.

Arus ini tak hanya kawasan Kalsel, namun juga dari Kabupaten Tabalong, yang mana jemaah dari Kalimantan Timur, dan sekitarnya melintas.

Termasuk dari Kalimantan Tengah, yang masuk Kota Banjarmasin hingga jemaah yang tiba dari berbagai penjuru di Indonesia untuk hadiri Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul adalah nama panggilan populer untuk KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani Al-Banjari.

Pemantauan arus lewat udara dengan helikopter milik Satpolairud dilakukan Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi bersama Direktur Lalu Lintas (Dirlantas), Kombes Pol. Fahri Siregar.

Terbanyak untuk wilayah terdekat, jemaah menggunakan kendaraan roda dua, selain mobil  yang telah  memadati kawasan Jalan Ahmad Yani dari Banjarmasin- Banjarbaru ke arah Martapura.

Petugas gabungan ekstra  melakukan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan bagi kendaraan roda empat.

“Penutupan dilakukan dari bundaran Simpang Empat Banjarbaru menuju arah Sekumpul,” kata Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Kalsel, Kompol Abdurrahman.Penutupan ini berlaku untuk kendaraan roda empat, sedangkan untuk kendaraan roda dua masih dibolehkan lewat, dan tak menutup kemugkinan juga akan ditutup

Untuk parkiran di kawasan Sekumpul Martapura tak bisa lagi menampung .

“Untuk roda empat kami alihkan dan arahkan untuk parkir ke arah Sungai Ulin,” tambah Kompol Abdurrahman

Arus kedatangan jemaah tak hanya lewa darat, namun banyak pula jalur sungai di Dermaga Murung Kenanga, Martapura, yang terus meningkat.

Jemaah dari berbagai daerah berdatangan secara bertahap melalui jalur sungai sebelum melanjutkan perjalanan ke Sekumpul.

Diantaranya Desa Bahaur, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, menempuh perjalanan panjang selama kurang lebih 15 jam untuk tiba di Martapura.

Ada pula asal Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, menempuh perjalanan sekitar tiga jamLain tempat peningkatan arus lalu lintas terpantau signifikan di sejumlah titik strategis wilayah Kabupaten Tabalong.

Baca Juga :   DIULTIMATUM ! Gubernur Muhidin Pemegang Izin Pengelolaan Karbon

Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Tabalong dipimpin Kasat Lantas Polres Tabalong, Iptu Oki Hermawan bersama jajaran anggota, melaksanakan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas secara langsung di kawasan perbatasan antar provinsi.

“Terpantau ramai dan padat pada malam hari. Peningkatan volume kendaraan tersebut didominasi oleh kendaraan pribadi, angkutan umum, serta kendaraan lintas provinsi,” kata  Iptu Oki Hermawan.

Kemudian situasi Sekumpul, hingga kini dilaporkan ada dua jemaah yang meninggal dunia karena saat tiba  kondisi sakit. Namun belum diketahui identitas jemaah bersangkutan.

” Iya saya mendapatkan laporan ada dua jemaah yang meninggal dunia karena sakit, dan dua-duanya sudah dijemput keluarga untuk dimakamkan,” kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Secara umum situasi kamtibmas terkendali lanjut Kapolda, terkendali dan jajaran bersama pemprov berkoordinasi dengan ambulans ataupun jalan kaki untuk mendatangi jemaah  yang sakit.Pengamanan dan pelayanan dikerahkan dari Polri 3.099 orang ditambah TNI hampir 600 orang dan instansi lain, ditambah relawan 42 ribu lebih.

Lokasi lain sejumlah rest area dan warung gratis dipenuhi jemaah dari Banjarbaru hingga Martapura.

Selain makanan dan minuman, Posko V Pemprov Kalsel ini juga tersedia fasilitas toilet portabel dan permanen, musala untuk salat.

Termasuk Posko 6 di Museum Lambung Mangkurat Jalan A Yani Km 36 disingahi ribuan jemaah, tak hanya orang Banjar, banyak dari Sumatra, Sulawesi dan lainnya. Bahkan ada melanjutkan jalan kaki ke Sekumpul. (ZI)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.
AKSI MEMANAS, Pagar Rumah Banjar Roboh
KARHUTLA Dua Titik Lokasi Rawan di Banjarbaru, Kapolda Kalsel Langsung Turun
KAWANAN BEKANTAN Keluar dari Habitatnya Menuju Area Dekat Jalan Raya A Yani Km 17 Gambut
1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan
TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:19

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:56

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:29

DRY ICE tidak untuk Padamkan Api tapi Mengurai Kabut Asap Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:03

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:14

KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto (tengah) meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan saat Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jiexpo Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara/Fauzan)

Nasional

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:19

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria menyampaikan pidato dalam acara

Nasional

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:04

Petugas saat menggiring Kepala BKSDA Kalsel berinisial AGK bersama dua orang lain menuju mobil tahanan untuk dibawa ke Lapas Banjarbaru, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara)

Headline

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca