MILAD ke-516 Kesultanan Banjar, Sejumlah Tokoh Banua Diberikan Gelar Kehormatan

- Penulis

Senin, 14 Juni 2021 - 01:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Milad Kesultanan Banjar ke-516 digelar Minggu (13/6/2021).(Foto/Ist)

SuarIndonesia – Kesultanan Banjar menggelar Milad ke-516 tahun. Dalam peringatan ini, Kesultanan Banjar memberikan anugerah gelar kehormatan kepada sejumlah tokoh banua, pelaku seni budaya, penjaga lingkungan hingga pegiat kuliner.

Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, penganugerahan gelar tersebut dilaksanakan di Rattan Inn di Jalan A Yani Kilometer 5,7 Banjarmasin, Minggu (13/6/2021).

Suasana milad diwarnai adat dan kebudayaan Banjar dengan mengambil tema Meneguhkan Adat, Menegakkan Syara, Merawat NKRI.

Sultan H Khairul Saleh Al Mu’tashim Billah yang memimpin Milad ke-516 tampil kharismatik mengenakan setelan khas Kesultanan Banjar dengan ornamen warna emas pada sarung dan peci.

Sultan H Khairul Saleh didampingi Ketua Dewan Mahkota, Pangeran Rusdi Effendi AR, Mufti Kesultanan Banjar, Tuan Guru Besar KH Husin Naparin, dan tamu kehormatan, Ketua DPRD Provinsi Kalsel H Supian HK.

Dalam pituahnya Sultan H Khairul Saleh Al Mu’tashim Billah, mengatakan, sengaja mengangkat tema Meneguhkan Adat, Menegakkan Syara, Merawat NKRI tersebut.

 

Acara Milad Kesultanan Banjar ke-516 digelar Minggu (2)

 

Menurut Sultan, meneguhkan adat adalah upaya penting untuk tetap menjaga dan melestarikan adat dan kebudayaan asli yang telah ada dan menjadi tradisi sejak Kesultanan Banjar berdiri. “Adat dan budaya Kesultanan Banjar tak terlepas dari ajaran agama Islam,” tandas Sultan.

Karena itu, harus dijaga dan dilestarikan bagaimana adat dan budaya kita itu sesuai agama Islam. “Menjunjung kebersamaan, persatuan dan toleransi. Adat budaya ini diharapkan bisa menjadi salah satu benteng kita melawan budaya negatif dari luar,” ujar Sultan yang dalam kehariannya juga menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR-RI ini.

Menegakkan syara, sambung Sultan, masyarakat Banjar yang agamis dan Islam sebagai agama resmi Kesultanan Banjar menjadi pegangan dan tujuan hidup.”Dengan meneguhkan adat dan menegakkan syara, Insya Allah NKRI akan terjaga dan aman,” lanjutnya.

Sultan berharap, dengan kembali dibangkitkannya Kesultanan Banjar saat ini dapat menjadi wadah dan kebanggaan bagi masyarakat Banjar atas asal usul, sejarah, budaya serta adat istiadat aslinya.

Dalam Milad ke-516 ini, Kesultanan Banjar melalui Rapat Dewan Mahkota telah memutuskan untuk memberikan Gelar Pangeran Syarif, Gelar Keagungan, Gelar Tuan Guru Besar dan Gelar Kedatuan Kesultanan Banjar kepada sejumlah tokoh Banua yang dinilai berdedikasi tinggi untuk kemajuan masyarakat luas di Indonesia.

Tokoh-tokoh Banua penerima gelar berasal dari berbagai latar belakang dan peran, baik dalam pengembangan syiar Islam, melestarikan dan merawat lingkungan, adat istiadat kebudayaan Banjar, menjaga kerukunan antar etnis, sosial kemasyarakatan hingga pencetus pemikiran-pemikiran inspiratif yang bermanfaat dalam pengembangan pendidikan dan sebagai pencerahan kepada masyarakat luas.

Baca Juga :   POLDA KALSEL SITA 172,4 Kilogram Sabu dari Jaringan Antarprovinsi, Ada Termuat di Kemasan Teh China

Untuk Gelar Pangeran diberikan kepada Gusti Noor Maulana, Gusti Mastur, Gusti Erwin, Gusti Rahmat Samudera dan Syachsam Sarkawi.

Selanjutnya, Gelar Tuan Guru Besar dan Datu Puswana Hikmadiraja diberikan kepada Tuan Guru Zarkasi Hasby.

Kepada habaib juga diberikan gelar, yakni Pangeran Syarif Hikmadiraja diberikan kepada Habib Abdurrahman Bahasyim, SE MM dan Habib Abdul Qadir Baagil.

Dan para cendikiawan Banua diberikan Gelar Keagungan Datu Cendikia Hikmadiraja kepada Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc, gelar Datu Cendekia Himadiraja diberikan kepada Prof. Ersis Warmansyah Abbas, Drs. H. Setia Budhi, M.Si., Ph.D, Prof. Dr. Masyithah Umar, M.Hum , Dr. Hj. Gusti Muzainah, SH,. MH.

Lantas, Gelar Datu Natawarga Laksana diberikan kepada Prof. DR. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si.

Kemudian Gelar Datu Dharmalaksana Hikmadiraja diberikan kepada H Hasnuryadi Sulaiman.

Selanjutnya Gelar Astaprana diberikan kepada, Hendra Royadi, Benyamin HE, Gusti Erhandy Rakhmatullah, Tommy Kaganangan, Ahmadi Lupi Anderiani , Rudi Nugraha, Kasmudin, M.Pd dan Ir. H. Ismail.

Juga kepada Mansyur, S.Pd., M.Hum, Dr. H. Abdurrahim Al-Audah, M.Ag dan Drs. Humaidi diberikan gelar Cendikia.

Untuk Gelar Puspawarna diberikan kepada Kosim, Hasan Zainuddin dan Zulfa Asma Vikra.

Gelar Astakona diberikan kepada Aulia Abdi dan Agus Gazali Rahman.

Dan gelar Jagabaya diberikan kepada H. Faisal Hariyadi dan Untung Nur.

Penyematan pin lambang keagungan kepada para penerima gelar oleh Sultan H Khairul Saleh Al Mu’tashim Billah.

Salah seorang penerima gelar adalah tokoh muda Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman, putera ke-4 dari mendiang tokoh Banua Almarhum Abdussamad Sulaiman HB (H Leman) dan Almarhumah Hj Nurhayati.

Kepada Hasnuryadi, Kesultanan Banjar memberikan gelar kehormatan Datu Dharmalaksana Hikmadiraja. Sebuah anugerah gelar keagungan/kehormatan atas jasa dan dedikasinya dalam melakukan darma kebaikan, keadilan dan kebajikan sosial kemasyarakatan.

Hasnuryadi mengucapkan terima kasih kepada Kesultanan Banjar yang telah menganugerahi gelar kehormatan kepadanya.

“Saya mewakili keluarga mengucapkan terimakasih kepada Sultan H Khairul Saleh yang telah menganugerahi gelar, dan saya sangat terharu serta berbahagia,” kata Hasnur.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERUS PENCARIAN Korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Terdata 129 Belum Ditemukan
JENAZAH Korban Virgo Transport 8 Tiba di Banjarmasin, 15 Penumpang Selamat Ikut Dievakuasi
KAGET DAPAT KABAR, Normalasari Berharap Saudaranya Bisa Ditemukan dalam Kondisi Sehat
KONDISI PANIK, Pengakuan Agus Loncat dari Kapal ke Skoci Bersama Enam Orang
KECELAKAAN Kapal Virgo 8, DPRD Kalsel Ucapkan Duka Cita
KESAKSIAN Penumpang Virgo Transport 8: “Kapal Miring Cepat tanpa Alarm sebelum Tenggelam”
KPP BALIKPAPAN Kirim Tim Perkuat Operasi Pencarian Kapal Virgo Transport 8
MV HAIDA Sandar di Trisakti, Bawa 69 Penumpang Selamat

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:25

TERUS PENCARIAN Korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Terdata 129 Belum Ditemukan

Senin, 14 September 2026 - 12:14

JENAZAH Korban Virgo Transport 8 Tiba di Banjarmasin, 15 Penumpang Selamat Ikut Dievakuasi

Minggu, 13 September 2026 - 22:10

KAGET DAPAT KABAR, Normalasari Berharap Saudaranya Bisa Ditemukan dalam Kondisi Sehat

Minggu, 13 September 2026 - 22:10

SOAL Insiden KMP Virgo Transport 8, Menhub: Pemerintah Investigasi Secara Menyeluruh

Minggu, 13 September 2026 - 21:38

KECELAKAAN Kapal Virgo 8, DPRD Kalsel Ucapkan Duka Cita

Minggu, 13 September 2026 - 21:29

KESAKSIAN Penumpang Virgo Transport 8: “Kapal Miring Cepat tanpa Alarm sebelum Tenggelam”

Minggu, 13 September 2026 - 21:14

KPP BALIKPAPAN Kirim Tim Perkuat Operasi Pencarian Kapal Virgo Transport 8

Minggu, 13 September 2026 - 19:36

MV HAIDA Sandar di Trisakti, Bawa 69 Penumpang Selamat

Berita Terbaru

Marc Marquez puncaki klasemen MotoGP 2026 usai menang race San Marino. (Foto: REUTERS/David W Cerny)

Internasional

MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:03

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca