MENKO PANGAN: Stok Beras Nasional Capai 8 Juta Ton

- Penulis

Senin, 9 Desember 2024 - 20:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan dan Menteri Perikanan dan Kelautan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono usai menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas Neraca Komoditas di Jakarta, Senin (9/12/2024). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan dan Menteri Perikanan dan Kelautan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono usai menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas Neraca Komoditas di Jakarta, Senin (9/12/2024). (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

SuarIndonesia — Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menyebutkan stok beras secara nasional mencapai 8 juta ton hingga akhir Desember 2024, sehingga tidak diperlukan lagi tambahan impor, termasuk untuk tahun depan.

“Beras, stok kita di seluruhnya, termasuk di pedagang, di masyarakat itu 8 juta (ton) lebih, tapi yang Bulog sendiri ada 2 juta ton,” ujar Zulkifli di Jakarta, Senin (9/12/2024), dikutip dari AntaraNews.

Zulkifli menyampaikan, Pemerintah telah memutuskan untuk menghentikan impor beras di 2025. Ia menargetkan, Indonesia bisa memproduksi beras hingga 32 juta ton pada 2025.

Kebutuhan konsumsi beras di Indonesia, per tahunnya kurang lebih sebesar 31 juta ton. Angka tersebut masih lebih kecil jika dibandingkan dengan target produksinya.

Kelebihan beras ini, nantinya akan disimpan untuk cadangan pangan pemerintah (CPP). Rencana setop impor tersebut, juga sudah masuk dalam neraca komoditas 2025.

“2025 kira-kira 32 juta (ton) lebih, kebutuhan 31 juta. Jadi kalau tidak ada halangan, kejadian yang luar biasa, atau bencana alam, insya Allah, kita tidak akan impor lagi,” katanya.

Baca Juga :   BAWASLU RI : Pilkada Banjarbaru tak Ada Pelanggaran

Dalam kesempatan yang sama Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan, Indonesia tidak meneruskan sisa impor beras yang belum dikirim, karena stok beras dalam negeri sudah sangat mencukupi.

“Kita sudah selesai, sudah kebanyakan (stok beras),” kata Arief.

Menurut Arief, stok yang dimiliki Bulog saat ini sudah lebih dari cukup. Persediaan tersebut juga sudah dikurangi untuk bantuan pangan sebesar 220 ribu ton.

Ia menyampaikan, saat ini hal yang perlu diperhatikan adalah persiapan untuk panen raya. Menurut Arief, panen kali ini akan mencapai 12-13 juta ton gabah di akhir Februari hingga Maret.

“Jangan sampai, nanti saat panen itu kita nggak siap untuk menyerap gabah petani. Kalau nggak nanti harganya bisa jatuh, nanti petani kita nggak mau nanam lagi karena harga jatuh,” ujarnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DISERBU WARGA Stan UMKM Gratis dan Pasar Murah, Kapolda Kalsel Pimpin Jalan Santai CFD
PLAZA Seremoni IKN Raih Honour Award
BERTAMBAH LAGI, Peserta SPPI Meninggal saat Latmil Jadi 4 Orang
MANGKIR, Empat Pejabat PDAM Batola Ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan dan Dijebloskan ke Lapas
RIBUAN PAKET SEMBAKO Disalurkan Polda Kalsel dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
POLRI Rekrutmen Penyandang Disabilitas
INDONESIA Hentikan Impor Solar Menyusul mandatori B50
PERTEMUAN Menteri P2MI dengan Gubernur Kalsel, Disampaikan Banyak Anak Muda Potensi Bersaing di Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:16

BERTAMBAH LAGI, Peserta SPPI Meninggal saat Latmil Jadi 4 Orang

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:39

MANGKIR, Empat Pejabat PDAM Batola Ditangkap Tim Gabungan Kejaksaan dan Dijebloskan ke Lapas

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:58

POLRI Rekrutmen Penyandang Disabilitas

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:50

INDONESIA Hentikan Impor Solar Menyusul mandatori B50

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:37

PERTEMUAN Menteri P2MI dengan Gubernur Kalsel, Disampaikan Banyak Anak Muda Potensi Bersaing di Dunia Kerja Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:23

477 SISWA Berbagai Daerah Tempuh Pendidikan di SMA Taruna Kampus IKN

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:10

PIDSUS dan PIDUM Diwacanakan Digabung Jadi JAM Operasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:35

INDONESIA Targetkan jadi Lumbung Pangan Dunia

Berita Terbaru

Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) menggelar Tes Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang I di Kampus Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Minggu (28/6/2026). (SuaIndonesia/Ist)

Barito Kuala

RIBUAN CALON MAHASISWA Ikuti Tes Gelombang I UNISKA MAB

Minggu, 28 Jun 2026 - 17:43

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca