MENGEJUTKAN, Ratusan KPPS Banjarmasin Reaktif Covid-19

- Penulis

Minggu, 22 November 2020 - 00:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Rapid test atau tes cepat massal yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin kepada lebih dari 10 ribu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kota Banjarmasin ternyata memperlihatkan hasil yang mengejutkan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi membeberkan, bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan selama 10 hari di dua tempat yakni Puskesmas Kelayan Timur dan Puskesmas Cempaka yang memperlihatkan sebanyak 200 petugas KPPS di kota seribu sungai ini dinyatakan reaktif Covid-19.

Mantan Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu jumlah tersebut masih terhitung sedikit jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan petugas KPPS

“Tidak banyak yang reaktif sedikit aja, mungkin presentasinya 2 persen saja yang diperiksa reaktif,” ucapnya pada awak media melalui sambungan telepon, Jumat (20/11/2020) kemarin.

Pria dengan sapaan Machli itu menjelaskan bahwa petugas KPPS reaktif tersebut dikategorikan sebagai pasien yang tidak mempunyai gejala Covid-19.

“Di antaranya hilangnya Indra penciuman, perasa dan flu,” ujarnya.

Baca Juga :   KEMARAU MENGGANAS, 23 Kebakaran Lahan Terjadi di Banjarmasin

Kendati demikian, mereka tetap akan bertugas di 1.199 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yag ada di Kota Banjarmasin.

Karena itu, Machli meminta petugas KPPS tersebut bisa menjalani karantina atau isolasi mandiri di rumah selama 14 hari kedepan. “Sampai memperkuat daya tahan tubuhnya,” tukasnya.

Saat ditanya apakah petugas KPPS yang reaktif tersebut akan menjalani swab? Machli hanya mengatakan bahwa yang bersangkutan tidak perlu menjalani swab.

“Setelah selesai karantina mereka cuma menjalani rapid test ulang, tidak perlu swab,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca