MENGEJUTKAN, Ratusan KPPS Banjarmasin Reaktif Covid-19

MENGEJUTKAN, Ratusan KPPS Banjarmasin Reaktif Covid-19

SuarIndonesia – Rapid test atau tes cepat massal yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin kepada lebih dari 10 ribu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kota Banjarmasin ternyata memperlihatkan hasil yang mengejutkan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi membeberkan, bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan selama 10 hari di dua tempat yakni Puskesmas Kelayan Timur dan Puskesmas Cempaka yang memperlihatkan sebanyak 200 petugas KPPS di kota seribu sungai ini dinyatakan reaktif Covid-19.

Mantan Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu jumlah tersebut masih terhitung sedikit jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan petugas KPPS

“Tidak banyak yang reaktif sedikit aja, mungkin presentasinya 2 persen saja yang diperiksa reaktif,” ucapnya pada awak media melalui sambungan telepon, Jumat (20/11/2020) kemarin.

Pria dengan sapaan Machli itu menjelaskan bahwa petugas KPPS reaktif tersebut dikategorikan sebagai pasien yang tidak mempunyai gejala Covid-19.

“Di antaranya hilangnya Indra penciuman, perasa dan flu,” ujarnya.

Kendati demikian, mereka tetap akan bertugas di 1.199 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yag ada di Kota Banjarmasin.

Karena itu, Machli meminta petugas KPPS tersebut bisa menjalani karantina atau isolasi mandiri di rumah selama 14 hari kedepan. “Sampai memperkuat daya tahan tubuhnya,” tukasnya.

Saat ditanya apakah petugas KPPS yang reaktif tersebut akan menjalani swab? Machli hanya mengatakan bahwa yang bersangkutan tidak perlu menjalani swab.

“Setelah selesai karantina mereka cuma menjalani rapid test ulang, tidak perlu swab,” pungkasnya.(SU)

 172 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: