SuarIndonesia- Arah Pembangunan Kalsel pada tahun 2025 dirancang sebagai gerbang logistik Kalimantan.
Untuk memantapkan arah pembangunan itu digelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) penyusunan dokumen RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) 2025 dan RPJPD (rencana pembangunan jangka panjang daerah) 2025-2045.
Dijelaskan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Ariyadi Noor, fokus RKPD sesuai tema pemantapan daya saing daerah melalui pembangunan prasarana mendukung Kalsel gerbang logistik Kalimantan.
“Arah kebijakan semua skpd dan sampai APBD bergerak di sisi itu. Pendidikan dan kesehatan misalnya bagaimana daya saing daerah meningkatkan skil diutamkan dan sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujar Ariyadi, Rabu (24/4.2024) di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru.
Begitu pula dengan pembangunan infrastruktur, ditegaskan Ariyadi harus relevan dengan posisi gerbang logistik.
Ia menyebut gerbang logistik bisa dijadikan posisi tawar mengarahkan semua pembangunan ke arah tersebut.
“Pembangunan sarpras Dinas PUPR dan Dishub bagaimana mengarahkan gerbang logistik.
Misal jembatan penghubung Kalimantan harus jadi. Apakah didanai APBD atau berjuang mendapatkan APBN.
Dana yang dibutuhkan kurang lebih 3,2 trilun, jika menggunakan APBD sampai 2029 dana kita tergerus.
Kedua pembangunan pelabuhan laut dalam, yang merupakan salah satu syarat gerbang logistik,” katanya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















