MENDARAH DAGING Nilai PAN NKRI-nya Prabowo

- Penulis

Sabtu, 4 Januari 2020 - 20:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dradjad Wibowo (Foto: dok. ist)

SuarIndonesia – Pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto soal sikap ‘cool’ terkait kapal-kapal China melanggar Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia di laut Natuna menjadi sorotan. PAN menilai Prabowo adalah orang yang konsisten dan tegas soal kedaulatan NKRI.

“Saya pribadi masih percaya Mas Prabowo konsisten bersikap tegas soal kedaulatan dan integritas wilayah NKRI. Prabowo yang saya kenal itu sangat ‘mendarah-daging’ ke-NKRI-annya,” kata Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo, kepada wartawan, Sabtu (4/1/2020).

Dia mengatakan kapal-kapal nelayan China juga pernah masuk ke Laut Natuna saat Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menjabat Panglima TNI. Dia mengatakan saat itu pemerintah langsung mengambil tindakan.

“Seingat saya masuknya kapal nelayan China ke wilayah laut Indonesia dulu juga pernah terjadi, ketika mas Gatot menjadi Panglima TNI. Kalau tidak salah waktu itu langsung ditindak. Namun tindakan sporadis memang terkadang tidak cukup,” ujarnya.

Dradjad menilai bisa saja ada langkah lain yang dilakukan oleh pemerintah secara senyap untuk mengatasi masalah di Laut Natuna. Menurutnya, langkah-langkah tersebut memang tidak boleh dipublikasikan.

“Jadi bukan tidak mungkin Menhan Prabowo bersama para menteri lain di jajaran Polhukam, termasuk Kepala BIN, menggunakan cara lain agar bisa mencegah intrusi kapal China dan negara lain secara lebih efektif,” tuturnya.

Baca Juga :   FEBRIE ADRIANSYAH Usai Diperiksa 7 Jam Dibawa Lagi ke Rutan KPK

“Saya pernah menjadi Ketua DISK di BIN. Berdasarkan pengalaman saya, biasanya K/L terkait sudah bergerak mengatasi intrusi semacam ini dan sering kali, gerakan atau tindakan di bidang hankam itu justru tidak boleh dipublikasikan,” sambung Dradjad.

Menlu Retno Marsudi sebelumnya mengatakan pemerintah Indonesia akan mengambil langkah tegas terkait Laut Natuna yang diklaim China sebagai teritorial mereka. Retno menegaskan kapal China telah melakukan pelanggaran di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) RI. Pemerintah menegaskan tidak mengakui klaim sepihak China dengan 9 garis putus-putus yang mereka buat sendiri.(detik.com/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JENDERAL SUYUDI Bersimpuh Cium Ibu Usai Dilantik Jadi Kapolri
KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Pegawai Adaro Andalan Indonesia dan Dua Pegawai Pajak
RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit
PEMILIK Kendaraan ODOL Bisa Kena Sanksi Pidana di RUU LLAJ
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan
KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus
BARESKRIM Dalami Unsur Pidana Karhutla dari Sanksi Administratif

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:09

JENDERAL SUYUDI Bersimpuh Cium Ibu Usai Dilantik Jadi Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:51

KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Pegawai Adaro Andalan Indonesia dan Dua Pegawai Pajak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:42

DITAHAN Polda Kalsel Nakhoda KM Virgo Transport 8, Setelah Ditetapkan Tersangka

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 20:27

PEMILIK Kendaraan ODOL Bisa Kena Sanksi Pidana di RUU LLAJ

Rabu, 30 September 2026 - 20:18

361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera

Rabu, 30 September 2026 - 14:06

TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Selasa, 29 September 2026 - 22:54

SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan

Berita Terbaru

Petugas BPBD Kotawaringin Timur berjuang memadamkan api karhutla. (Foto: HO-BPBD Kotim)

Kalteng

KASUS KARHUTLA KOTIM: 11 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 1 Okt 2026 - 20:19

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca