MATI, Puluhan Satwa di Taman Jahri Saleh Gegara Banjir

- Penulis

Kamis, 12 Mei 2022 - 00:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Satwa koleksi Taman Satwa Jahri Saleh, diketahui banyak berkurang dikarenakan mati alias tidak bisa bertahan hidup.

Medik Veteriner, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, drh Annang Dwijatmiko pun tak menampik beberapa hewan jatuh sakit bahkan dan akhirnya mati.

“Ada sekitar puluhan yang mati,” bebernya saat ditemui awak media, Rabu (11/5/2022).

Ia pun lantas menjelaskan, penyebab matinya beberapa jenis hewan koleksi taman satwa tersebut mati saat terjadi banjir besar awal Januari 2021 lalu di Banjarmasin.

Untuk jenis yang mati itu pun dari berbagai jenis, mulai jenis unggas, primata sampai reptil.

“Koleksi satwa kita berkurang drastis saat itu. Tidak ada penambahan kecuali hibah dari masyarakat. Sekarang koleksi kita ada 40 ekor, zona primata, aves, unggas, reptil, rusa dan buaya,” ungkapnya

Kendati demikian, Annang mengatakan, pihaknya berencana akan menambah satwa koleksi yang jumlah dan jenisnya akan disesuaikan dengan kondisi kandang penampungan satwa yang ada.

Baca Juga :

PENYELAMATAN Satwa Lewat Film ‘Marley’

“Ada 6 item satwa tambahan satwa baru nanti. Tapi untuk jenisnya masih kita rahasiakan. Biar jadi surprise bagi pengunjung yang datang,” pungkasnya.

Disamping itu. setelah dua tahun tutup dikarenakan adanya pembatasan saat pandemi Covid-19 melanda, Taman Satwa Jahri Saleh yang dikelola Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kembali dibuka untuk umum.

Tepatnya, satu-satunya kebun binatang yang ada di Banjarmasin ini dibuka pada 3 Mei 2022, atau hari kedua Idul Fitri 1443 H yang lalu.

Baca Juga :   KOBARAN API, Sebuah Bangunan Gedung Futsal Nyaris Membara

Namun sayangnya, sepekan setelah taman satwa ini dibuka, tingkat kunjungan masyarakat diakui masih rendah. Alias belum seperti biasanya.

Annang Dwijatmiko menjelaskan, hal tersebut dikarenakan ketidaktahuan masyarakat kalau kebun binatang itu sudah buka kembali.

“Mungkin karena kelamaan tutup. Masyarakat juga banyak belum tahu kebun binatang sudah dibuka,” katanya.

Padahal menurutnya, pihaknya sudah mengumumkan pembukaan Taman Satwa Jahri Saleh tersebut melalui akun Instagram resmi milik DKP3 Banjarmasin.

“Kebun Binatang Mini buka setiap hari dari pukul 8 pagi sampai 5 sore. Harga tiket masuk Rp3.000 anak dan dewasa Rp5.000,” jelasnya.

Ia mengklaim, bahwa ada rencana penambahan jenis satwa baru di Kebun Binatang Mini dalam Mei ini. Namun untuk jenisnya masih dirahasiakan.

“Masih dirahasiakan agar jadi surprise buat pengunjung. Disesuaikan dengan kondisi penampungan. Sekitar 4-6 ekor janis satwa baru,” jelasnya.

Ia mengklaim, selama kebun binatang mini ini ditutup, tim bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan tetap melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca