Masyarakat Dayak Dukung Ibu Kota Pindah ke Kalsel

- Penulis

Rabu, 17 Juli 2019 - 01:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Kalsel sebagai salah satu kandidat calon Ibu Kota Negara (IKN) baru harus siap dari segi sosial dan penyediaan lahan

Pemindahan Ibu Kota ke salah satu dari tiga kandidat di Kalimantan hampir pasti dilaksanakan, sebab pemindahan dari Pulau Jawa mutlak harua dilaksanakan.

Hal itu berkaitan dengan daya dukung Pulau Jawa yang sudah semakin menipis, sementara lonjakan populasi terus terjadi.

Terkait lahan,  sebagaimana disampaikan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, sudah disiapkan 300 ribu hektare di dua titik berbeda.

Lantas bagaimana dengan kesiapan masyarakat Kalsel untuk menjadi ibu kota, sebab jika memang ditetapkan maka terjadi multi etnis.  Dua masyarakat dayak menyatakan dukungan terhadap rencana pemindahan ibu kota ke Kalsel.

Sebagaimana disampaikan Roby anggota Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Hulu Sungai Tengah (HST) pada Dialog Nasional Pemindahan Ibukota Negara : Kalimantan untuk Indonesia “menuju ibukota masa depan : smart, green,  beautiful, dan sustainable” di Hotel Novotel, Senin (15/7) lalu.

Menurutnya, jika dipindahkan ke Kalsel pihaknya sangat mendukung.

Baca Juga :   KAPOLRI Terpukau dengar Dongeng si Bocah asal Kalsel, Polda Juga Raih Penghargaan Juara II Nasional Lomba SPPG

Bahkan terkait sara dan etnis pihaknya tidak akan tutup mata.

“Kami tentunya mendukung penuh pemindahan ibu kota ke Kalsel,” ujarnya.

Ia hanya meminta sebagai salah satu masyarakat asli Kalsel untuk lebih diperhatikan.

“Terutama terkait peraturan yang mengakui hutan adat kami,” bebernya.

Senada, Ketua DPH Aman Kalsel, Yulius juga menyatakan demikian.

Ia mengaku juga sangat mendukung pemindahan ibu kota ke Kalsel.

Sisi lain tentunya, jika itu nyata adanya minta pengakuan sebagai masyarakat adat.

“Yang kami minta hanya pengakuan sebagai masyarakat adat, karena kami hidup sudah turun temurun,” tegasnya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:01

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Jumat, 11 September 2026 - 22:34

HOTSPOT Kalteng Menggila Lagi!

Jumat, 11 September 2026 - 21:48

PENANGANAN Karhutla Gunakan Berbagai Metode

Jumat, 11 September 2026 - 21:41

GIBRAN Mendadak Cek Antrean BBM

Jumat, 11 September 2026 - 21:36

WAPRES Gibran Beri Penghormatan ke Pemadam yang Gugur saat Tangani Karhutla

Kamis, 10 September 2026 - 22:50

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 September 2026 - 22:46

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 September 2026 - 22:26

KARHUTLA Kalbar: Tiga Helikopter CH-47 Chinook Jepang Perkuat Pemadaman

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Ilustrasi. (si/ut/gemini.ai)

Kesehatan

PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:29

Kebakaran yang melanda Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026).(Foto: HO-BPBD KOTIM)

Kalteng

HOTSPOT Kalteng Menggila Lagi!

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:34

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca