SuarIndonesia – Masuk pembebasan lahan proyek Jembatan Sungai Jingah dan Sungai Bilu.
“Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kota Banjarmasin sedang melakukan pembebasan lahan untuk jembatan penghubung Kecamatan Banjarmasin Utara dan Kecamatan Banjarmasin Timur.
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah pada Sabtu (6/1/2024) mengatakan sekitar 100 buah persil yang bakal dibebaskan untuk pembangunan Jembatan Sungai Jingah – Sungai Bilu.
Proses pembebasan lahan dilakukan secara bertahap karena banyaknya persil yang harus dibebaskan.
Untuk tahap pertama adalah melakukan pembebasan di Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara terdahulu karena dinilai sudah siap.
“Kita sudah mensosialisasikan sejak tahun 2023 lalu, masyarakat sudah tahu” kata Suri Sudarmadiyah.
Sementara, untuk biaya pembangunan jembatan diperkirakan memakan anggaran sekitar Rp 120 miliar, di luar biaya untuk jalan penghubung dan pembebasan lahan.
Anggaran sepenuhnya berasal dari APBD tahun 2024 Kota Banjarmasin, namun Suri Sudarmadiyah bakal meminta bantuan dana dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan dan APBN.
Rencanya jembatan yang dibangun di atas Sungai Martapura ini dengan konstruksi girder beton dengan lebar 12 meter dan 1,5 meter untuk jalur pejalan kaki.
Sementara, warga Sungai Bilu, Eed dan Andi mengharapkan pembangunan Jembatan dapat segera terwujud.
“Warga sejak lama mungkin sekitar 30 tahun lebih menantikan pembangunan jembatan ini” kata Andi.
Menurutnya sejumlah bangunan yang bersedia dibebaskan sudah diberikan tanda silang berwarna merah.
Selain itu, petugas dari PUPR telah melakukan pengambilan sampel tanah untuk penilaain struktur jembatan, tidak jauh dari Intake Sungai Bilu.
“Sebagai warga tidak neko-neko agar ganti rugi nanti cukup buat membangun rumah baru di lokasi lainnya” tutup Eed.(*/ SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















