SuarIndonesia – Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-A CEPA) adalah kerjasama antara dua negara pada sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi.
Di tengah keterbatasan pertemuan secara langsung karena pandemi covid-19, digelar pertemuan dalam jaringan (daring) atau online, Kamis (18/6/2020).
Pada kegiatan meeting online bertajuk “Memanfaatkan Peluang Trade, Tourism, and Investment (TTI) Australia di Era New Normal dan Implementasi I-A CEPA” tersebut menghadirkan Keynote
Speaker, H. E. Heru Hartanto Subolo (Konsul Jendral Sydney), Narasumber, Henry Rombe (Kepala IIPC Sydney), dan Narasumber, Ayu Siti Maryam (Kepala IITPC Sydney).
Sebagai salah satu peserta meeting, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel, tau betul peluang investasi dari Australia. Atas dasar itu akan ditawarkan beberapa sektor investasi kepada pemilik modal australia.
Kepala DPMPTSP Kalsel, Ir. Nafarin, mengatakan taha pertama kerjasama Indonesia Australia berlaku pada 5 Juli mendatang. Menurutnya beberapa peluang investasi yang bisa ditawarkan adalah sektor tambang, perdagangan, flywood, dan furniture.
“Kami juga akan menawarkan investasi sektor peternakan, perikanan, pertanian, perkebunan, pariwisata, jasa lainnya, energi, dan kesehatan.

Sektor energi kita punya PLTA yang siap bangun. Menurut informasi yang kami dapat ada 17 sektor investasi dari Australia yang akan masuk Indonesia,” katanya.
Dikatakan Nafarin peluang investasi dari Australia cukup besar, sehingga coba dimanfaatkan agar masuk ke Kalsel.
Di Indonesia investasi yang berasal dari Australia masuk 10 besar, sedangkan di Kalsel Australia termasuk penanam modal tertinggi dengan nilai saat ini Rp11,180 miliar.
“Promosi online ini merupakan terobosan baru, sebelumnya hanya melalui forum-forum.
Ke depan kami tindak lanjuti agar bisa difasilitasi khusus pertemuan dengan kami saja. Yang sekarang kan pertemuannya dengan pemerintah di seluruh Indonesia.
Kerjasama ini intinya peluang bagus untuk investasi. Mudah-mudahan dari 17 sektor ada yang masuk ke Kalsel,” harapnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















