MAHASISWA yang Anarkis saat Demo Siap Disanksi ULM

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2020 - 01:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Rektorat Uiversitas Lambung Mangkurat (ULM) telah menyiapkan sanksi akademis bagi mahasiswanya yang ikut sebagai peserta aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja yang dijalankan dengan sistem Omnibus Law.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan ULM, Dr Ir H Muhammad Fauzi MP mengatakan, bahwa sanksi tersebut akan diberikan kepada mahasiswa ULM yang terbukti melakukan tindakan anarkis dan melawan hukum.

“Sanksinya itu sudah tertera dalam panduan akademis ULM. Mulai dari sanksi ringan berupa peringatan, sampai dengan sanksi yang berat berupa skorsing bahkan dipecat dari status mahasiswa ULM, itu ada tahapannya,” ungkapnya usai melakukan rapat pendapat di Gedung DPRD Kalsel, Selasa (13/10) sore.

Ia menjelaskan, dalam pemberian sanksi itu, pihak Rektorat akan memberikan hak untuk membela diri kepada mahasiswa yang bersangkutan.

“Nanti dibentuk tim untuk mengusut kasus bagi mahasiswa yang bersangkutan untuk melihat subjek dari permasalahannya itu apa,” tambahnya.

Namun, ia menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan semena-mena memberikan sanksi terhadap mahasiswanya

“Selama mereka tidak anarkis dan melakukan perbuatan yang melanggar hukum maka tidak ada masalah, kita tidak akan memberikan sanksi,” cetusnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, pihak Rektorat ULM akan mendata seluruh mahasiswanya yang ikut turun dalam aksi demostrasi.

“Kita minta BEM melaporkan siapa aja yang ikut dalam aksi, berapa orang jumlahnya, dari ukm dan fakultas mana saja. Ini dilakukan guna melacak mahasiswa ketika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Baca Juga :   PELIPATAN Surat Suara di Gudang Logistik KPU Dijaga Ketat Aparat Polresta Banjarmasin

Bahkan dalam pelaksanaan aksi di lapangan pun ia juga akan turun untuk mengawasi mahasiswanya.

“Sebagai orang yang diberi kepercayaan oleh Pak Rektor, akan tidak pas kalau tidak mengawasi langsung apa yang terjadi di lapangan. Ini juga dilakukan untuk memastikan bahwa mereka menepati janjinya untuk tidak berlaku anarkis saat demo,” bebernya.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa ia tidak akan mencampuri atau mengintimidasi para mahasiswanya. “Apa yang kita lakukan ini adalah kewajiban karena sudah diberi wewenang oleh rektorat untuk menangani bidang kemahasiswaan,” imbuhnya.

Pria dengan sapaan Fauzi ini menyebut bahwa pihaknya tidak akan melarang mahasiswanya untuk turun ke jalan sebagai bentuk penolakan terhadap Omnibus Law.

Hal itu dikarenakan pihaknya merasa tidak memiliki hak untuk melarang atau menghalangi mahasiswanya dalam hal menyampaikan aspirasi di muka umum.

“Kita tidak ada hak untuk melarang mereka melakukan aksi, itu sudah dijamin oleh konstitusi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua BEM ULM, Ahdiat Zairullah mengaku pihaknya akan tetap melakukan aksi turun ke jalan sebagai bentuk protes kepada DPR RI atas keputusannya mengesahkan Undang-Undang yang mereka nilai hanya menguntungkan sebelah pihak saja.

“Sampai saat ini kita akan tetap melakukan aksi dan menggaungkan #mositidakpercaya terhadap DPR,” ujarnya singkat.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JASAD MENGAPUNG di Sungai depan Museum Perjuangan
TECO, Pelatih Barito Putera : Tahan Imbang Persela, Masih Punya Satu Laga
GOL PENALTI Drama “Injury Time” Barito Putra Vs Persela
PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh
AKLAMASI, Paman Birin Kembali Pimpin PB Lemkari 2026-2031
PRIA MISTERIUS Tergeletak Tak Bernyawa di Emper Pertokoan Pasar Pagi Banjarmasin
KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan
KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:23

JASAD MENGAPUNG di Sungai depan Museum Perjuangan

Sabtu, 25 April 2026 - 22:47

TECO, Pelatih Barito Putera : Tahan Imbang Persela, Masih Punya Satu Laga

Sabtu, 25 April 2026 - 22:37

GOL PENALTI Drama “Injury Time” Barito Putra Vs Persela

Sabtu, 25 April 2026 - 19:50

PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh

Sabtu, 25 April 2026 - 18:04

PRIA MISTERIUS Tergeletak Tak Bernyawa di Emper Pertokoan Pasar Pagi Banjarmasin

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:34

KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah

Berita Terbaru

Headline

JASAD MENGAPUNG di Sungai depan Museum Perjuangan

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:23

Nasional

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Minggu, 26 Apr 2026 - 00:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca